Wednesday, 21 October 2026


Sendangrejo Sleman Menjadi Contoh dengan Kawasan Pertanian Sehat

04 Oct 2023, 10:20 WIBEditor : Gesha

Pencanangan kawasan pertanian sehat di Sleman

TABLOIDSINARTANI.COM, Sleman ---  Pemerintah Kabupaten Sleman, melalui Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, DIY, sekali lagi menggairahkan misi untuk mengembangkan kawasan pertanian yang sehat. Kelurahan Sendangrejo, Kapanewon Minggir, telah dipilih sebagai fokus utama dalam upaya mencanangkan kawasan pertanian yang lebih sehat, Selasa (03/10).

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, hadir untuk mencanangkan secara langsung kawasan pertanian sehat, khususnya pada komoditas padi, di tiga kelompok tani yang berada di Sendangrejo dan Sendangarum, Kapanewon Minggir.

Dalam sambutannya, Kustini menegaskan bahwa pencanangan ini merupakan tonggak penting dalam usaha mengembangkan pertanian yang sehat dan ramah lingkungan, sambil juga meningkatkan kesejahteraan petani di Sleman.

"Meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan manusia dan lingkungan mendorong kita untuk mengadopsi metode budidaya tanaman yang sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, pemerintah kabupaten menggencarkan penerapan sistem budi daya yang sehat, setelah sebelumnya dimulai dengan komoditas telur dan sekarang melibatkan padi," tegasnya.

 

Kustini menekankan bahwa peningkatan produksi pertanian tidak hanya sebatas masalah kuantitas, tetapi juga berkaitan erat dengan kualitas.

Baginya, keberadaan kawasan pertanian sehat ini bukan hanya akan meningkatkan kualitas produk pertanian Sleman, tetapi juga diharapkan akan meningkatkan nilai ekonomi daerah serta memberikan dampak positif pada kesejahteraan para petani.

"Selain berdampak pada kesejahteraan petani, peningkatan kualitas produksi pertanian juga melibatkan perlindungan konsumen dan mendukung generasi yang sehat serta berkualitas," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Sleman, Suparmono, menjelaskan bahwa metode budi daya tanaman sehat merupakan hasil penggabungan berbagai teknologi budi daya berbasis ramah lingkungan.

Pendekatan ini mencakup semua aspek dari agroekosistem, termasuk pemanfaatan musuh alami dan mikroorganisme menguntungkan yang berinteraksi dengan tanaman. Tujuannya adalah menciptakan tanaman yang sehat, menjaga kelestarian lingkungan, serta menghasilkan produk yang aman untuk konsumsi.

"Budi daya tanaman sehat harus dijaga dan dilestarikan sebagai solusi hidup sehat, terutama karena kebutuhan akan beras yang semakin tinggi saat ini. Oleh karena itu, perlu manajemen yang bijaksana agar ekosistem tetap seimbang. Keseimbangan ini sangat penting untuk menjaga kualitas lahan budi daya padi agar tanaman dapat tumbuh dengan optimal," paparnya.

Tidak hanya mencanangkan kawasan pertanian sehat, dalam kesempatan tersebut, bupati Sleman dan jajaran pemerintah setempat juga turut serta dalam kegiatan panen bersama.

Selain itu, sejumlah bantuan berupa benih padi, pestisida biologi, pembenah tanah, serta pupuk hayati padat dan organik padat diserahkan kepada beberapa kelompok tani di wilayah Sleman.

Semua langkah ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menciptakan masa depan pertanian yang berkelanjutan dan masyarakat yang lebih sehat di Sleman.

Reporter : NATTASYA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018