Wednesday, 21 October 2026


Gelar Tanam Serentak, Bengkulu Optimalkan Lahan CSR

13 Mar 2026, 14:47 WIBEditor : Yulianto

erakan Tanam Serentak di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) Tahun 2025 di Bengkulu

TABLOIDSINARTANI.COM, Seluma---Kementerian Pertanian menggelar tanam serentak di lokasi cetak sawah rakyat. Gerakan ini menjadi salah satu upaya mendukung pencapaian Swasembada Pangan Nasional Berkelanjutan,

Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) menggelar Gerakan Tanam Serentak di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) Tahun 2025. Kegiatan tanam serentak di seluruh Indonesia berlangsung Kamis, (12/3).

Kegiatan gerakan tanam serentak yang dipimpin langsung Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti ini sebagai bagian dari upaya percepatan peningkatan produksi padi nasional. Salah satunya melalui optimalisasi pemanfaatan lahan sawah baru hasil program cetak sawah rakyat.

Di Provinsi Bengkulu, kegiatan Gerakan Tanam Serentak dipimpin Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara, Inneke Kusumawaty, yang turut mengawal pelaksanaan program strategis Kementerian Pertanian di wilayah tersebut.

Gerakan tanam di Bengkulu dipusatkan di lahan CSR seluas 9 ha yang berlokasi di Desa Pagar Banyu, Kecamatan Ulu Talo, Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu. Kegiatan ini turut dihadiri Jajaran Pemkab Seluma, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Seluma, Kodim 0425 Seluma.

Hadir juga PJ Swasembada Pangan Provinsi Bengkulu,  Andi Muhammad Idil Fitri, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta berbagai pihak yang berperan dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional.

Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan, percepatan tanam dan optimalisasi pemanfaatan lahan merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Pemerintah terus mendorong percepatan tanam dan optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian, termasuk melalui program cetak sawah rakyat.

“Dengan gerakan tanam serentak ini, kita ingin memastikan bahwa setiap potensi lahan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan produksi pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Amran.

Sementara itu, Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti menyampaikan, Gerakan Tanam Serentak merupakan bagian dari strategi percepatan peningkatan produksi pangan nasional. Gerakan tanam serentak ini menurutnya, merupakan langkah nyata dalam mempercepat peningkatan produksi padi nasional, sekaligus memastikan lahan-lahan hasil program CSR dapat segera dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung swasembada pangan berkelanjutan.

Di tingkat daerah, Kepala BBPKH Cinagara sekaligus penanggung jawab Brigade Pangan di wilayah Bengkulu, Inneke Kusumawaty mengatakan, kegiatan tanam serentak ini menjadi momentum untuk menggerakkan seluruh elemen pertanian di daerah.

Melalui gerakan tanam serentak ini, Inneke mengatakan, pemerintah ingin memastikan lahan hasil program CSR dapat segera dimanfaatkan Brigade Pangan, sehingga mampu meningkatkan luas tambah tanam dan produksi padi di daerah.

“Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, TNI, serta kelompok tani menjadi kunci keberhasilan dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, peran penyuluh pertanian sangat penting dalam mendampingi Brigade Pangan, mulai dari proses tanam hingga pengelolaan budidaya agar produktivitas lahan dapat meningkat secara optimal.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Seluma, Arian Sosial memberikan apresiasi atas dukungan Kementerian Pertanian melalui program cetak sawah rakyat dan gerakan tanam serentak yang dilaksanakan di wilayahnya. “Kami sangat mengapresiasi perhatian dan dukungan dari Kementerian Pertanian melalui program cetak sawah rakyat dan gerakan tanam serentak ini,” katanya.

Dirinya mengakui, program ini menjadi peluang besar bagi Kabupaten Seluma untuk meningkatkan produksi padi sekaligus memperkuat kesejahteraan petani. Kegiatan tanam serentak ini merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan hasil program cetak sawah rakyat.

Menurutnya, Kabupaten Seluma pada tahun 2025 memperoleh program cetak sawah baru seluas 50,3 ha. Dari jumlah tersebut, sekitar 33,4 ha berada di wilayah Kecamatan Ulu Talo yang kini mulai dimanfaatkan untuk penanaman padi.

Dengan adanya Gerakan Tanam Serentak ini diharapkan pemanfaatan lahan sawah baru dapat berjalan maksimal serta mampu mendorong peningkatan produksi padi di Provinsi Bengkulu, sehingga memberikan kontribusi nyata dalam mendukung swasembada pangan nasional yang berkelanjutan.

Reporter : BBPKH Cinagara
Sumber : BBPKH Cinagara
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018