Tuesday, 20 October 2026


Satu Dekade KTSS, Momentum Konsolidasi Petani Sulsel Perkuat Ketahanan Pangan

27 Apr 2026, 14:34 WIBEditor : herman

Satu dekade Komunitas Tani Sulawesi Selatan (KTSS) menjadi momentum penting petani Sulsel perkuat ketahanan pangan

TABLOIDSINARTANI.COM, Baranti — Peringatan satu dekade Komunitas Tani Sulawesi Selatan (KTSS) menjadi momentum penting bagi para pelaku sektor pertanian untuk memperkuat kolaborasi dan konsolidasi.

Mengusung tema “Petani Berkarya, Petani Sejahtera, Sulsel Berjaya”, kegiatan yang digelar di Baranti INI berlangsung meriah sekaligus sarat makna strategis bagi masa depan pertanian daerah.

Acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif, Anggota DPRD Sulawesi Selatan Zulkifli Zain, unsur pemerintah kecamatan, aparat kepolisian, serta pengurus dan anggota KTSS dari berbagai wilayah di Sulsel.

Dalam sambutannya, Syaharuddin menegaskan bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Sidrap. Ia mengungkapkan, kinerja sektor pertanian—mulai dari tanaman pangan, perkebunan, hingga peternakan—menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.

Capaian tersebut, kata dia, berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Sidrap yang mencapai 7,71 persen. “Ini membuktikan bahwa pertanian bukan sekadar sektor tradisional, tetapi kekuatan ekonomi yang mampu bersaing dan terus berkembang,” ujarnya.

Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara peningkatan produksi dan stabilitas harga pasar. Pemerintah daerah, lanjutnya, terus berupaya menghadirkan kebijakan yang berpihak pada petani, terutama dalam menghadapi fluktuasi harga.

“Produktivitas harus diiringi dengan jaminan harga yang stabil. Tanpa itu, petani akan tetap berada dalam posisi rentan,” tegasnya.

Momentum peringatan satu dekade KTSS juga dimanfaatkan untuk mendorong inovasi di tingkat petani. Salah satu capaian yang menjadi sorotan adalah keberhasilan petani Sidrap menerapkan Indeks Pertanaman (IP) 300, yang memungkinkan tiga kali masa tanam dalam setahun.

Ketua KTSS Sulsel, Mustaman, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus memperkuat kapasitas petani. Menurutnya, KTSS tidak hanya fokus pada peningkatan produksi, tetapi juga mendorong akses pasar dan memperkuat posisi tawar petani.

“Kami ingin petani tidak hanya produktif, tetapi juga mandiri secara ekonomi dengan akses pasar yang lebih luas,” katanya.

Sebagai bentuk apresiasi, pada akhir kegiatan dilakukan penyerahan penghargaan kepada petani berprestasi yang berhasil mencapai IP 300. Penghargaan ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi petani lainnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan produktivitas.

Reporter : suriady
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018