Monday, 10 August 2020


Pusluhtan Membangun SDM dengan Capacity dan Caracter Building

06 Oct 2019, 05:57 WIBEditor : Ahmad Soim

Capacity dan Caracter Building SDM Penyuluhan Pertanian | Sumber Foto:Kontributor



TABLOIDSINARTANI.COM - Meningkatkan kapasitas (capacity building) dan membangun karakter (caracter building) SDM yang mengelola penyuluhan pertanian di Indonesia menjadi hal yang mutlak dilakukan. Kegiatan ini  merupakan proses untuk melakukan perubahan diri individu/organisasi guna memperkuat kemampuan individu/organisasi dalam menghadapi perubahan lingkungan strategis Indonesia dan lokal daerah.

Capacity building yang diselenggarakan Pusat Penyuluhan Pertanian Kementan ini juga merupakan proses meningkatkan kemampuan pengetahuan dan keterampilan, serta sikap dan perilaku. Pengembangan kapasitas tidak hanya berorientasi pada kemampuan manusia, tetapi harus mencakup sinergitas lingkup organisasi yang terdiri sistem manajemen, kebijakan target capaian, strategi pencapaian organisasi. Oleh karena itu, proses tersebut salah satunya dapat dilakukan dengan melalui pendidikan dan pelatihan (Diklat) berbasis kompetensi, pembinaan pola karir yang jelas, tugas belajar, dan outbond atau pola permainan, yang kesemuanya itu untuk meningkatkan performa SDM organisasi dalam menjalankan tugasnya.

Peningkatan kapasitas di sini kata salah satu peserta Joko Samiyono Kabid Kelembagaan dan Ketenagaan Penyuluhan, Pusat Penyuluhan Pertanian Kementerian Pertanian,  dilakukan melalui proses menganalisa lingkungannya, mengidentifikasi masalah-masalah organisasi, mencari kebutuhan-kebutuhan pengembangan diri dan organisasi, isu-isu dan peluang-peluang untuk membuat strategi dalam mengatasi permasalah dengan membuat rencana aksi untuk organisasi agar baik.

Dalam organisasi, jejaring kerja juga sangat dibutuhkan untuk perencanaan, pengorganisasian, pembagian kerja, pengawasan, dengan setiap tahapan harus didukung adanya penguasaan tentang cara-cara berinteraksi dengan orang lain untuk dapat menciptakan jejaring kerja dengan siapa saja, agar mendapatkan respon positif dalam organisasi karena target capaian organisasi tidak mungkin dapat diselesaikan oleh seorang diri tetapi harus diselesaikan dengan berkolaborasi untuk mencapai hasil yang sinergis. Jika kondisi tersebut dapat terwujud, maka akan menciptakan suasana kerja yang kondusif dan meningkatkan produktivitas kerja.

Selain itu, dengan membangun jejaring kerja juga akan meningkatkan pengembangan individu hal ini harus diikuti dengan potensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap, untuk dapat diaktualisasikan dalam bentuk tindakan nyata. Keterlibatan keseluruhan komponen secara langsung sangat diperlukan untuk terlibat dalam pengambilan keputusan yang cepat dan efektif, sekaligus lebih transparan. 
 

Reporter : Kontributor
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018