Senin, 18 November 2019


Era Digital, Penyuluh Pertanian pun Laporkan Kinerja dengan Sistem Android

19 Okt 2019, 06:33 WIBEditor : Ahmad Soim

Bimtek Laporan Kinerja Penyuluh berbasis digital di Cianjur | Sumber Foto:Kontributor



TABLOIDSINARTANI.COM - Pusat Penyuluhan Pertanian Kementerian Pertanian melakukan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas bagi Tenaga Honor lapangan - Tenaga Bantu (THL-TB) Penyuluh Pertanian di   Cianjur, Jawa Barat(17-19/10). Hadir sebagai peserta Bimtek perwakilan dari THL-TB Penyuluh Pertanian dari seluruh Indonesia  sebanyak 70 orang. Dengan salah satu materi pelaporan Indikator Kinerja Penyuluh Pertanian (IKPP) yang dilaporkan secara digital dengan sistem android.

 

Pembicara dalam Bimtek ini Rahma Andany, S.Kom, Fungsional Pranata Komputer dari Pusat Data Pertanian Kementan dan Kepala Bidang Kelembagaan dan Ketenagaan Penyuluhan Pertanian Joko Samiyono. Joko mengatakan tantangan Penyuluh pertanian dalam melaksanakan tugas pendampingan kepada pelaku utama dan pelaku usaha ke depan semakin berat dalam pegembangan usaha bidang agribisnis agar dapat berjalan dengan baik, efektif dan efisien, serta dapat meningkatkan produksi dan produktivitas sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan untuk kesejahtetaan petani beserta keluarganya.

 

Hasil dalam pelaksanaan pendampingan dan pengawalan program pembangunan tersebut senantiasa harus dilaporkan sebagai prestasi kerja. Laporan kinerja penyuluh pertanian ditentukan dengan indikator kinerja meliputi: manajemen organisasi dan teknis.

Maka dari itu lanjutnya Pusat Penyuluhan Pertanian terus mengembangkan sistem aplikasi yang berbasis Android dengan sistem on line yaitu APIKLUHTAN, pengembangan aplikasi disesuaikan dengan tuntutan zaman, agar semakin sempurna sebagai sarana untuk pelaporan indikator kinerja penyuluh pertanian. Era revolusi industri 4.0 laporan kinerja penyuluh pertanian dituntut harus lebih cepat dan tepat waktu. Penyuluh Pertanian juga harus melek teknologi, dengan adanya teknologi semua urusan pelaporan kinerja, akan antara lain: 1) Lebih mudah dlm mengupdate data laporan kinerja harian dan bulanan; 2. Lebih praktis dalam penyampaian laporan, karena menggunakan sarana smartphone; 3) Pelaporan kinerja lebih cepat dan tepat waktu serta dimanapun bisa melaporkan; 4) Dapat melakukan evaluasi diri terhadap capaian kinerjanya; 5) Kompetensi meningkat dengan adanya sistem pelaporan kinerja berbasis android.

Sehingga profesionalisme dan kapasitas para penyuluh pertanian terus meningkat. Penyuluh Pertanian saat sebanyak kurang lebih 44.054 orang baik PNS maupun THL-TB Penyuluh Pertanian perlu di melaporkan hasil kinerjanya kontinue melalui Sistem Aplikasi berbasis on line di htpp://App1.pertanian.go.id/evaluh. Parameter kinerja yang di ukur pada tugas pokok penyuluh pertanian dan kegiatan UPSUS peningkatan produksi komoditas strategis nasional yang dilaksanakan dengan prinsip obyektifitas, terukur, transparan dan akuntabel untuk mengetahui permasalahan lapangan yang dihadapi oleh pelaku utama dan pelaku usaha.

Laporan kinerja dapat digunakan sebagai bahan analisa untuk perbaikan kinerja para penyuluh pertanian, sekaligus untuk mengukur indikator keberhasilan kinerja Penyuluh Pertanian, yang dapat di gunakan sebagai dasar untuk memberikan rekomendasi dalam memberikan reward dan punishment bagi penyuluh pertanian oleh pejabat yang berwenang.

Reporter : Kontributor
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018