Jumat, 06 Desember 2019


Penyuluh : Pemerintah Pusat Ambil Alih Peran Penyuluh untuk Perkuat Kostra Tani

08 Nov 2019, 16:24 WIBEditor : Gesha

Penyuluh THL-TBPP Indramayu, Wawan Sugiarto bersama petani | Sumber Foto:PRIBADI

TABLOIDSINARTANI.COM, Indramayu --- Langkah Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo membangun pertanian dari kecamatan dengan memperkuat komando strategis pertanian (Kostra Tani) di setiap BPP mendapat dukungan penyuluh. Bahkan, sejumlah penyuluh menyambut gembira dengan adanya Kostra Tani di setiap kecamatan.

"Kami, para stakeholder pertanian (penyuluh,  petani,  swasta) menyambut gembira pembentukan Kostra Tani yang dilakukan Kementan. Karena sektor pertanian akan bangun dari tidurnya, dan akan menghasilkan produk pangan yang berswasembada," kata penyuluh THLTBPP Indramayu, Wawan Sugiarto, ketika dihubungi tabloidsinartani.com.

Wawan yang juga Ketua Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THLTBPP)  mengungkapkan,  untuk mewujudkan niat baik Kementan,  penyuluh pertanian harus diambil alih oleh pusat. Artinya, keberadaan penyuluh harus diambil alih oleh Mentan agar gerak dan langkahnya sama. "Kalau sudah diambil alih pusat, maka dalan membangun sektor pertanian, akan  lebih mudah dan hanya  dikomandoi oleh pusat," tegas Wawan.

Wawan juga mengingatkan, agar Perpres tentang kewenanngan penyuluh THLTBPP dan ketenagaakerjaan Kementan harus segera di buat, untuk mempermudah gerak  implementasi Kostra Tani di lapangan.

Menurut Wawan, dengan adanya Kostra Tani,  para pelaku utama akan terarah,  dan terukur dalam melakukan kegiatan pertanian,  baik proses atau hasilnya. Para petugas  di lapangan,  irama dan langkah nya  juga sama. " Kostra Tani ini akan memudahkan dalam koordinasi dalam mencapai target produksi pertanian," ujarnya.

Wawan juga mengingatkan agar Mentan SYL harus segera menyelesaikan persoalan status THLTBPP yang telah menjalankan fungsinya sebagai penyuluh lebih dari 11 tahun. "Karena sudah lama mengabdi,THLTBPP tersebut bisa menjadi ASN atau di PNS- kan melalui kebijakan khusus berupa Keppres," ujarnya.

Ketika THLTBPP yang sudah lama mengabdi itu bisa diangkat menjadi ASN, lanjut Wawan, mereka akan menjalankan tugas-tugas di lapangan lebih optimal lagi. Menurut Wawan, keterlibatan penyuluh sangat diperlukan pemerintah untuk memujudkan peningkatan produksi menuju swasembada pangan (padi). Sebab, tugas utama penyuluh memberi pendampingan ke petani.

"Karena itu kelembagaan penyuluhnya juga diperkuat. Kostra Tani yang ada di kecamatan  nanti harus dilengkapi dengan sarana dan prasarana pendukung di lapangan, agar bisa gerak cepat," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Wawan juga mengatakan,  Dewan Pimpinan Pusat (DPP)  Persatuan THLTBPP Indonesia siap  mendukung segala program SYL.  "Dalam waktu dekat  kami  segera berkoordinasi dan  akan  mengajukan audensi untk menyerahkan dukungannya," pungkas Wawan.

Reporter : Indarto
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018