
Santri Tani Milenial penerima bantuan ternak ayam merasa semangat untuk beternak ayam
TABLOIDSINARTANI.COM, Ciamis --- Program Kelompok Santri Tani Milenial (KSTM) sudah berjalan dengan baik di beberapa daerah, salah satunya adalah Kabupaten Ciamis. Santri Ciamis semangat untuk bisa membudidayakan ayam dari program bantuan KSTM.
"Kami akan mengembangkan usaha ternak ayam ini untuk meningkatkan perekonomian Pesantren," tutur salah satu santri penerima bantuan KSTM di Ciamis.
Untuk diketahui, KSTM merupakan salah satu bagian program regerasi petani yang dirancang oleh Kementerian Pertanian. Sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam periode kedua masa pemerintahannya, yaitu untuk lebih fokus kepada pengembangan SDM Indonesia. Kementerian Pertanian (Kementan) secara serius melakukan pembinaan pada generasi muda dan penyiapan regenerasi SDM pertanian disemua kalangan, tak terkecuali santri dan pesantren di Indonesia.
"Program regenerasi dikemas dalam gerakan petani milenial dan santri milenial yang dilakukan untuk mencapai kemandirian pangan nasional melalui modernisasi pertanian dan mekanisasi usaha tani. Sehingga nantinya mereka memiliki kemampuan bertani secara modern, termasuk melakukan bisnis pemasaran di bidang pertanian," tutur Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) Idha Widi Arshanti,
Dalam KSTM, para santri di sektor pertanian ditingkatkan kemampuannya bertani terutama di sektor peternakan melalui budidaya ayam. "Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya peningkatan pendapatan para santri sehingga menjadi santri tani mandiri hingga nantunya mampu berperan aktif meningkatkan sektor ekonomi daerah," tuturnya.
Tentunya bukan tanpa alasan, program pemerintah menyasar santri di pesantren, sebab jumlah santri tani yang cukup besar di Indonesia. "Ini merupakan potensi yang sangat strategis dalam menggerakan ekonomi mikro di sektor pertanian," tambahnya.
Adapun program bantuan yang diberikan kepada KSTM berupa bibit ayam, pakan, vitamin dan obat-obatan serta bantuan perbaikan kandang. Tak hanya itu pelatihan dan bimbingan teknis serta pembinaan pun terus dilakukan baik oleh pihak Kementan maupun Dinas terkait. Khusus untuk Kabupaten Ciamis, ada sebanyak 53 KSTM menerima manfaat program bantuan ini.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis, Yati Herdiati pun mengapresiasi langkah regenerasi ini sebab Kabupaten Ciamis memiliki potensi peternakan yang tinggi. Program ini juga bisa menjadi stimulan bagi para santri di kabupaten Ciamis khususnya 53 KSTM penerima program. "Ini merupakan program pembelajaran dan pelatihan bagi para santri, dimana mereka dapat praktek langsung dalam budidaya ayam," tuturnya.
Sehingga para santri dapat membudidayakan ayam-ayam dengan baik dan benar agar mereka dapat memiliki peternakan yang mandiri. "Bantuan pemerintah jangan dijadikan alasan untuk tidak mengembangkan usaha, justru ini menjadi tantangan tersendiri bagi para KSTM untuk membuktikan bahwa santri pun dapat turut dalam pembangunan pertanian," harap Yati.