
Sosialisasi Kostratani di Jateng
TABLOIDSINARTANI.COM, Semarang - Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) yang ada di tiap kecamatan di seluruh Indonesia melalui Program Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) segera berfungsi sebagai Pusat data Informasi pertanian tingkat kecamatan.
"BPP harus mampu menyediakan dan membangun satu data pertanian dalam satu sistem Big Data Pertanian yang akurat," kata Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Lingkungan Pertanian Pending Dadih Permana pada Sosialisasi Kostratani di Jawa Tengah (26/11).
Kegiatan sosialisasi pelaksanaan Kostratani ini dilakukan untuk memberikan pemahaman dan menyamakan persepsi dalam program Kostratani. Kementerian Pertanian telah dan akan melakukan sosialisasi program Kostratani di 13 Provinsi lokasi Kostratani 2019 dan Provinsi lainnya.
Sosialisasi Kostratani untuk wilayah Jawa Tengah dilaksanakan di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Tengah (26/11). Selaku narasumber Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Lingkungan Pertanian Pending Dadih Permana. Selain itu hadir Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Direktur Polbangtan Yoma, Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan-Batu, Jawa Timur, Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan, Cinagara-Bogor, Kepala BPTP dan UPT Lingkup Pertanian di Provinsi Jawa Tengah.
Peserta yang hadir sebanyak kurang lebih 160 orang terdiri dari Kepala Bidang yang menangani Penyuluhan Pertanian Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas yang menyelenggarakan fungsi Penyuluhan Pertanian/Kepala Bidang/Seksi/UPT yang menangani Penyuluhan Pertanian dari 12 Kabupaten lokasi Kostratani 2019, meliputi Kabupaten Blora, Brebes, Cilacap, Demak, Grobogan, Pati, Rembang, Sragen, Kebumen, Magelang, Wonogiri, dan Klaten serta Camat dan Pimpinan/Koordinator BPP lokasi Kostratani di Kecamatan.
Program Kostratani ini terkait erat dengan pembangunan pertanian saat ini, dimana Kementerian Pertanian diharapkan mampu menyediakan pangan untuk 267 Juta jiwa dengan meningkatkan produktivitas, kualitas, dan kontinuitas pangan untuk kesejahteran petani dan meningkatkan ekspor.
Dalam rangka mendukung hal tersebut, Kementerian Pertanian telah menetapkan program Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani). Kostratani merupakan upaya optimalisasi fungsi, tugas, dan peran BPP sebagai Pusat data dan Informasi, Pusat Kegiatan Pembangunan Pertanian, Pusat Pembelajaran, Pusat Konsultasi Agribisnis dan Pusat Pengembangan Jejaring Kemitraan untuk mendampingi dan mengawal program pembangunan pertanian, inilah yang menjadi titik tolak dibentuknya kostratani.
Pada tahun 2019, Kostratani dibentuk di 34 Provinsi, 100 di Kabupaten dan 400 di kecamatan, untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional dengan penyediaan sarana prasarana, kelembagaan, kapasitas SDM, dan penyelenggaraan pembangunan pertanian di kecamatan berbasis Teknologi Informasi. Selanjutnya untuk Provinsi, Kabupaten/Kota dan Kecamatan yang belum dibentuk Kostratani pada 2020 akan dibentuk Kostrawil, Kostrada dan Kostratani.