Sabtu, 14 Desember 2019


Mimbar Sarasehan Kostratani untuk Penyuluh Pertanian Kaltara

29 Nov 2019, 14:36 WIBEditor : Ahmad Soim

Sosialisasi Kostratani di Kaltara | Sumber Foto:Dok



TABLOIDSINARTANI.COM, Bulungan - Mimbar Sarasehan Penyuluh Pertanian mendiskusikan pelaksanaan program pembangunan pertanian dalam upaya mendukung terwujudnya Kedaulatan Pangan Nasional dengan menggerakkan Program Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) dilakukan di Kalimantan Utara.

Pelaksanaan Kostratani diharapkan mampu menyediakan pangan untuk bagi 267 Juta jiwa. Kostratani akan meningkatkan produktivitas, kualitas, dan kontinuitas produksi pangan nasional untuk kesejahteran petani dan meningkatkan ekspor, dimulai dari program tingkat Kecamatan. Untuk mewujudkan hal tersebut, Kementerian Pertanian telah menetapkan program Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani).

Agar pemahaman dan  persepsi tentang program Kostratani sama antara pusat dan daerah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kalimantan Utara mengadakan kegiatan Mimbar Sarasehan di Tanjung Selor-Kabupaten Bulungan, 27 sd. 29 Nopember 2019.  Pembukaan dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie dengan peserta kurang lebih sebanyak 50 orang Penyuluh Pertanian dari Kabupaten/Kota seProvinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Hadir sebagai pemateri Kepala Bidang Kelembagaan dan Ketenagaan Penyuluhan Pertanian, Joko Samiyono mewakili Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian-Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian, untuk menyampaikan Kostratani.

Peran BPP sebagai Pusat data dan Informasi, Pusat Kegiatan Pembangunan Pertanian, Pusat Pembelajaran, Pusat Konsultasi Agribisnis dan Pusat Pengembangan Jejaring Kemitraan dalam pendampingan dan pengawalan program pembangunan pertanian, kata Joko Samiyono inilah yang menjadi titik tolak dibentuknya Kostratani. Tujuan jangka pendek Kostratani meningkatkan penguatan sarana prasarana, kelembagaan, kapasitas SDM, dan penyelenggaraan pembangunan pertanian di kecamatan, dan tujuan jangka panjang mengoptimalkan tugas, fungsi dan peran  BPP sebagai pusat kegiatan pembangunan pertanian di kecamatan dalam mewujudkan kedauatan pangan nasional.

Pada tahun 2019, Kostratani dibentuk di 34 Provinsi, 100 di Kabupaten dan 400 di kecamatan, untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional dengan penyediaan sarana prasarana, kelembagaan, kapasitas SDM, dan penyelenggaraan pembangunan pertanian di kecamatan berbasis Teknologi Informasi. Selanjutnya untuk Provinsi, Kabupaten/Kota dan Kecamatan yang belum dibentuk Kostratani pada 2020 akan dibentuk Kostrawil, Kostrada dan Kostratani.

Selain itu, Kostratani juga untuk meningkatkan kemitraan petani dan Pemerintah serta stakeholder lainnya dalam pelaksanaan Pembangunan pertanian untuk perbaikan dimasa yang akan datang sehingga sektor pertanian bisa terus maju dalam mewujudkan kedaulatan pangan. Oleh karena itu, dengan mimbar sarasehan 2019 diharapkan dapat menjadi jembatan dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan pertanian di kecamatan maupun kabupaten/kota dalam: 1) Pelaksanaan kegiatan program pembangunan pertanian, 2) Pemanfaatan teknologi pengeolahan hasil, informasi sarana dan modal, dan 3) Menyebarluaskan informasi hasil-hasil teknologi kepada petani.

Reporter : Kontributor
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018