Sabtu, 14 Desember 2019


Kapuslatan : Program READSI, Ambil Bagian dalam Kostratani

02 Des 2019, 06:01 WIBEditor : Gesha

READSI dalam penguatan BPP dan Kostratani | Sumber Foto:Nur Fajar

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor --- Beragam program maupun project pembangunan pertanian hingga tahun 2024 mendatang, sudah seharusnya mengambil bagian dalam Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani), tak terkecuali Rural Empowerment and Agricultural Development Scalling Up Innitiative (READSI)

"Seluruh project Pinjaman atau Hibah Luar Negeri (PHLN) yang ada di Badan Penyuluhan Pengembangan SDM Pertanian harus mendukung dan bersinergi dengan Konstratani yang dimana program tersebut tidak hanya memiliki visi penguatan data, tetapi juga untuk penguatan Balai Penyuluhan Pertanian," ungkap Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan), Bustanul Arifin Caya.

Menurutnya, optimalisasi BPP menjadi momentum yang sangat baik bagi Program READSI guna mengakselerasi pembangunan pertanian, karena tidak mungkin Kostratani di kabupaten akan optimal kalau disana tidak dapat menggerakkan potensi yang ada dimana pertanian pertanian harus maju, mandiri dan modern. 

"Saat ini program strategis pembangunan pertanian yang harus didukung secara penuh oleh semua pihak jajaran Kementerian Pertanian tanpa terkecuali adalah Konstratani. Dimana dalam program ini semua pihak harus mengoptimalkan peran Balai Penyuluhan Pertanian sebagai pusat komando strategis pembangunan pertanian di kecamatan. Ke depannya semua pelatihan serta bimbingan teknis akan dilaksanakan di BPP," jelasnya. 

Karenanya, Puslatan menggelar Sosialisasi Pedoman Pelaksanaan Program READSI selama 3 hari (28-30 November 2019) di Bogor. Sosialisasi tersebut dihadiri sebanyak 60 peserta, yang terdiri dari Tim READSI Pusat, Tim READSI di 6 Provinsi dan 14 kabupaten.

Sehingga pada tahun 2020, READSI dapat mengadakan kegiatan untuk mendukung penguatan Balai Penyuluhan Pertanian yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan pertanian di wilayah khususnya kecamatan. Dan diharapkan Balai Penyuluhan Pertanian betul-betul dapat menjadi pusat gerakan pembangunan pertanian.

 

Reporter : Nur Fajar
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018