Tuesday, 21 January 2020


Buka Wawasan Pertanian Organik, Petani Belajar Praktek PGPR

05 Dec 2019, 21:14 WIBEditor : Gesha

Petani dilatih pembuatan PGPR | Sumber Foto:TARMINAH

TABLOIDSINARTANI.COM, Indramayu --- Pemerintah Desa Wanasari, Kecamatan Bangodua, Kab. Indramayu melaksanakan pemberdayaan petani melalui pelatihan pertanian pembuatan Plant Growth Promoting Rhizobakteri (PGPR).

Pada latihan ini peserta mendapatkan materi kebijakan pembangunan pertanian, persiapan musim tanam 2019/2020, dan praktek pembuatan agens hayati Plant Growth Promoting Rhizobakteri (PGPR). "Materi pembuatan PGPR ini baru pertama kali dipraktekan di Kabupaten Indramayu yaitu di Kecamatan Bangodua," ungkap Petugas POPT Bangodua, Toto.

PGPR adalah sejenis bakteri yang hidup di sekitar perakaran tanaman. Untuk praktek pembuatan PGPR ini Balai Penyuluhan Pertanian Bangodua kordinasi dengan BBPOPT JATISARI untuk mendapatkan isolatnya.  

Selaku tim pelatih kegiatan ini, Balai Penyuluhan Pertanian Bangodua, Penyuluh Pertanian Wanasari dan POPT Kecamatan Bangodua. Kuwu Wanasari, Tarsono mengharapkan setelah mendapatkan ilmu ini para petani bisa menerapkannya pada kegiatan usaha tani sehari-hari serta bisa dijadikan usaha tambahan untuk kelompok tani karena alat dan bahan yang dibutuhkan sangat murah, sederhana dan banyak tersedia di lingkungan sekitar.

Selain melaksanakan kegiatan pemberdayaan petani melalui pelatihan ini , Kuwu Wanasari, Tarsono juga menyelenggarakan upacara adat desa unjungan dan sedekah bumi yang dilaksanakan seawal mungkin sebelum musim tanam rendeng ini mulai pada awal Oktober.

Reporter : Tarminah/Tiara
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018