Wednesday, 22 January 2020


Tanam Padi Perdana di Wilayah BPP Pematang Karau Ajak Kaum Milenial

14 Jan 2020, 17:02 WIBEditor : Ahmad Soim

Tanam Padi Perdana | Sumber Foto:Dok

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Barito Timur - Dinas Pertanian Kabupaten Barito Timur Kalimantan Tengah melakukan   tanam padi perdana bersama  di lahan Kelompok Tani Desa Kupang Bersih, Kecamatan Pematang Karau (14/1).

 

Penanaman padi perdana dilakukan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barito Timur Kalteng Ir. Riza Rahmadi, MM bersama Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Pematang Karau Yudi Irwanto, S.Pt dan para Penyuluh Pertanian (PPL).


Kepala Dinas Pertanian   Barito Timur Kalteng Riza Rahmadi mengatakan penanam padi perdana ini untuk  mendukung upaya penambahan luas tanam (LTT) serta monitor kondisi pertanaman pada saat musim hujan berada pada puncak di bulan Januari ini  .

“Kalau kita bisa  tanam dua kali, maka kita bisa mensuplai beras untuk kabupaten lain di provinsi Kalimantan Tengah. Kita juga berharap bisa melakukan penangkaran benih padi yang dimotori para petani milenial,” kata  Riza Rahmadi  saat diwawancarai seusai kegiatan.


 Kepala dinas juga ingin mendorong anak anak muda  semakin terlibat dalam pertanian melalui teknologi penggunaan alat mesin pertanian. Menurutnya, alat mesin pertanian dan mekanisasi pertanian  bisa menjadi salah satu kunci semakin efisiennya aktivitas budidaya pertanian. “Kalau semakin efisien, kita semakin berdaya saing artinya kesejahteraan petani semakin bisa ditingkatkan pemerintah,” ujarnya.

Koordinator BPP Pematang Karau Yudi Irwanto mengatakan   rencana tanam selanjutnya dan  rencana tanam untuk perbenihan sudah dipersiapkan sekitar 10 hektar sebagai sumber benih penangkaran. Terdapat 1 kelompok tani di Desa Kupang Bersih. Menurutnya adanya persiapan ini akan sangat mendukung usaha untuk melakukan kegiatan peningkatan produksi.

“Masyarakat disini masih memerlukan infrastruktur seperti peningkatan jalan, karena jalan usaha tani yang ada saat ini masih belum dapat dimanfaatkan secara maksimal serta saluran irigasi, karena pada saat musim hujan ini sulit untuk digunakan untuk mengangkut hasil hasil produksi petani di sini, sehingga ini tentulah perlu diberikan dukungan untuk memberikan kelancaran arus sehingga dapat bergerak dari lokasi tanam langsung distribusi ke pemasaran .” Ujar koordinator BPP Pematang Karau.

Reporter : Kontributor
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018