Tuesday, 28 June 2022


Gedor Horti Dukung Kostratani 2020

10 Feb 2020, 12:18 WIB

Sebaran wilayah Kostratani

TABLOIDSINARTANI.COM, JAKARTA -- Pembangunan pertanian mempunyai tiga tujuan, yaitu 1) Menyediakan pangan bagi 267 juta jiwa; 2) Meningkatkan pendapatan petani; dan 3) Peningkatan ekspor 3 kali lipat. Untuk mencapai tujuan ini harus ada upaya untuk meningkatkan produktivitas, kualitas, dan kontinunitas produksi pertanian. Hal ini Kementerian Pertanian memperkuat Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dengan Program Kostratani, yaitu pusat kegiatan pembangunan pertanian tingkat kecamatan, yang merupakan optimalisasi tugas, fungsi dan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Saat ini telah memasuki industri 4.0, yaitu berbagai macam kebutuhan dan kegiatan manusia telah banyak menerapkan dukungan internet dan dunia digital sebagai wahana interaksi dan transaksi. Dalam waktu dekat kegiatan mendukung terwujudnya Kostratani dengan meningkatkan penguatan sarana dan prasarana, kelembagaan, kapasitas sumber daya manusia, dan penyelenggaraan pembangunan pertanian di tingkat kecamatan. Dengan demikian Kostratani dapat menjalankan perannya, yaitu sebagai: 1) Pusat Data dan informasi; 2) Pusat Gerakan Pembangunan Pertanian; 3) Pusat Pembelajaran; 4) Pusat Konsultasi Agribisnis; dan 5) Pusat Pengembangan Jejaring Kemitraan. Dalam pelaksanaan Program Kostratani akan didukung oleh semua Eselon I lingkup Kementerian Pertanian, antara lain Direktorat Jenderal Hortikultura dengan Program “Gedor Horti”

Gedor Horti perpanjangan dari “Gerakan Mendorong Produksi, Daya Saing dan Ramah Lingkungan Hortikultura”, yaitu: 1) Mendorong peningkatan produksi 7% per tahun; 2) Mendorong gerakan tiga kali ekspor (gratieks); dan 3) Mendorong pemanfaatan KUR senilai Rp 6,39 triliun.

Mendorong Peningkatan Produksi 7% Setiap Tahun

Produksi hortikultura yang akan ditingkatkan diutamakan komoditi cabai besar, cabai rawit, dan bawang merah, mulai tahun 2020 – 2024 ditargetkan rata-rata kenaikan 7 juta ton per tahun. Cabai besar akan ditanam pada lahan seluas 152.932 ha di 32 propinsi yang tersebar di 234 kabupaten dan cabai rawit seluas 187.995 ha di 30 propinsi yang tersebar di 227 kabupaten. Caranya dengan: 1) Pengembangan kawasan rintisan dan kawasan yang sudah berkembang (korporasi); 2) Fasilitasi KUR dengan bunga rendah sebesar Rp 2,4 triliun (diupayakan bagi kelompok tani yang sudah mandiri) ; 3) Penyediaan benih unggul bersertifikat; 4) Penerapan teknologi budidaya ramah lingkungan; 5) Dukungan pengairan dan Alsin; 6) Penyediaan informasi Iklim dan DPI; dan 7) Penguatan SDM Petani dan Petugas Lapang Demplot Varietas unggul (Kostra tani).

 Mendorong Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks)

Pada tahun 2020 komoditas hortikultura yang akan diekspor meliputi: 32.128 ton manggis, 2.433 ton mangga, 26.968 ton pisang, 400 ton durian, 257.149 ton nenas, 1.750 ton salak, 59 ton krisan, 60 ton Dracaena, 8.015 ton kunyit, 5.628 ton jahe, 6.826 kapulaga, 12 ton wortel, 45.086 ton kubis, dan 5.503 ton kentang.

 Mendorong Pemanfaatan KUR Senilai Rp 6,39 Triliun

Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mencapai target komoditas hortikultura disediakan sebesar Rp 6,39 triliun selama lima tahun kedepan 2020 – 2024. KUR tersebut untuk membiayai target pengembangan 13 komoditas hortikultura, kegiatan pemasaran hasil, serta alat mesin pengolahan dan pasca panen, dengan rincian seperti pada matrik  berikut.

 

No.

Komoditi

Target 2020 (Ha)

Target 2020 – 2024 (Rp)

1

Aneka Cabai

49.828

2.491.375.000.000,-

2

Bawang Merah

29.035

1.800.170.000.000,-

3

Bawang Putih

6.680

587.840.000.000,-

4

Aneka Sayuran Lainnya

150

8.700.000.000,-

5

Tanaman Obat

180

9.540.000.000,-

6

Mangga

5.460

136.500.000.000,-

7

Manggis

6.400

256.000.000.000,-

8

Durian

7.600

304.000.000.000,-

9

Alpokat

760

45.600.000.000,-

10

Jeruk

3.500

350.000.000.000,-

11

Pisang

5.100

229.500.000.000,-

12

Lengkeng

2.160

129.600.000.000,-

13

Salak

1.300

32.500.000.000,-

14

Pemasaran

97

2.425.000.000,-

15

Alsin pengolahan dan pasca panen

125

6.250.000.000,-

 

Jumlah

 

6.390.000.000.000,-

Sumber: Ditjen Hortikultura, 12 Desember 2020.

Lokasi Kostratani Dukungan Ditjen Hortikultura

Direktorat Jenderal Hortikultura akan mendukung sebanyak 673 Kostratani dengan sebaran wilayah seperti pada Gambar berikut.

Sumber : ditjen hortikultura
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018