Thursday, 06 August 2020


Ini Peternak Sapi Tuban yang Dapat KUR Sampai Rp 100 Juta yang Telekonferensi dengan Mentan

21 Feb 2020, 14:08 WIBEditor : Ahmad Soim

Peternak Sapi di Tuban | Sumber Foto:Dok

Populasi sapi di Tuban menempati peringkat nomer 2 di Provinsi Jawa Timur, setelah Sumenep.

 

TABLOIDSINARTANI.COM – Peternak sapi di Tuban Jawa Timur bisa mengakses Kredit Usaha Tani (KUT) antara Rp 50 - 100 Juta. Mereka menginginkan agar bisa memperoleh KUR hingga di atas Rp 500 juta.

 

drh Cipta, Kabid Produksi Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Tuban menuturkan Kelompok Tani Karya Makmur Sejati adalah salah satu kelompok ternak yang berhasil mengakses KUR.

 

Usaha kelompok yang dikerjakan Poktan Karya Makmur Sejati adalah  penggemukan sapi yang penjualan dagingnya bermitra dengan Koperasi Wahyu Utomo. “Dari hasil penggemukan telah menghasilkan keuntungan Rp. 22.000,- per hari per ekor".

 

Kelompok Tani ini mengusulkan  agar peternak mendapat kegiatan peningkatan pengetahuan dan keterampilan.  “Serta ada peningkatakan plavon KUR di atas Rp 500 juta dengan tenggat waktu diperpanjang 4-6 bulan,” tambahnya.    

 

Kelompok Tani tersebut berada di bawah pembinaan BPP Plumpang Tuban. Sebuah BPP  di Jawa Timur yang berkesempatan ikut serta dalam teleconference dengan fokus pada sektor peternakan (penggemukan sapi potong) bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

 

BPP Plumpang diharapkan dapat mendukung kegiatan Kostratani khususnya di wilayah Kabupaten Tuban. Menurut data Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten  Tuban, jumlah  kelompok ternak 600  dan telah memanfaatkan bantuan ternak dari Pemerintah pusat melalui program KUR dan SIWAB dan dari APBD Provinsi berupa program hibah baik ternak  (sapi, kambing) maupun sarprasnya.

 

Populasi sapi di Tuban menempati peringkat nomer 2 setelah Sumenep, yaitu sekitar 339.000 ekor di tahun 2018. Dari kegiatan UPSUS Siwab 2019, telah dihasilkan 98.000 ekor kelahiran sapi; dan kelompok telah berhasil memproduksi 195 ekor sapi Anggota (38 orang) dan setiap peternak memiliki 2-30 ekor sapi Limosin PO (Limpo) dan Simental PO (Simpo).  

 

Dinas  Pertanian dari APBD Kabupaten membuat     kegiatan Sekolah Lapang Agribisnis di 20 Kecamatan dan Kaji Terap Teknologi Pertanian sebanyak 20 unit.

 

 

Reporter : sp. rahayu/fatah/roni
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018