Sunday, 29 November 2020


Dukung Kostratani, SDM Pelatihan Dituntut Kuasai e-Learning

10 Mar 2020, 13:08 WIBEditor : Yulianto

Peserta pelatihan e-learing yang dibuka Kepala Pusat Pelatihan BPPSDMP, Bustanul Arifin Caya | Sumber Foto:Yeniarta

Tanpa penggunaan teknologi, Bustanul menilai mustahil kita mampu mengakses informasi dengan cepat dan menyelesaikan masalah dengan cepat. Untuk itu, pembelajaran tentang komunikasi dalam organisasi menjadi hal yang sangat penting di era 4.0.

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor---Teknologi informasi kini menjadi suatu yang sangat penting, tak terkecuali dalam upaya mempercepat pembangunan pertanian. Bahkan Menteri Pertanian telah meluncurkan Agriculture War Room (AWR) yang berbasis IT untuk memantau kegiatan pertanian yang berada di daerah. Begitu juga dalam kegiatan pelatihan, teknologi informasi pun sudah menjadi kebutuhan di era 4.0.

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian Bustanul Arifin Caya mengingatkan agar SDM yang berada di UPT BPPSDMP untuk meningkatkan kompetensi. Sebab, tanpa SDM yang kompeten, kegiatan yang dilakukan tidak akan berjalan maksimal. Salah satu upaya peningkatan kualitas SDM dan menjawab tangantan revolusi 4.0 adalah melalui pelatihan yang berbasis e-learning.  

“Di era yang modern ini, kita wajib menguasai Informasi Teknologi (IT) dan memanfaatkan IT tersebut untuk meningkatkan kualitas hasil kinerja, sekaligus sebagai salah satu ciri menjadi SDM yang kompeten,” katanya saat Pelatihan Komunikasi dalam Organisasi di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpunan Pertanian di Bogor, Senin (9/3).

Tanpa penggunaan teknologi, Bustanul menilai mustahil kita mampu mengakses informasi dengan cepat dan menyelesaikan masalah dengan cepat. Untuk itu, pembelajaran tentang komunikasi dalam organisasi menjadi hal yang sangat penting di era 4.0.

Apalagi menurut Bustanul, sering kali terjadi banyak hambatan dan tantangan yang dihadapi penanggungjawab sumberdaya manusia disetiap organisasi. Misalnya etika dalam berkomunikasi, penerapan komunikasi yang kurang tepat,  manajemen konflik, pemanfaatan teknologi komunikasi dalam organisasi.

Salah satu pelatihan komunikasi dan pemanfaatan teknologi saat ini adalah pembelajaran cara menggunakan teknologi dengan memanfaatkan e-learning. Diharapkan dengan pelatihan tersebut dapat mengoptimalkan bantuan dalam program Kostratani untuk Balai Penyuluhan Pertanian (BPP)  di masing-masing kecamatan, khususnya guna percepatan pembangunan pertanian.

“Komunikasi yang baik merupakan salah satu kunci keberhasilan program Kementerian Pertanian. Komunikasi yang baik perlu dilakukan bukan hanya di internal institusi dan juga diluar institusi dengan pihak lain,” kata Bustanul mengingatkan.

Seperti diketahui untuk mendukung pertanian Indonesia yang maju, mandiri dan modern, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi telah mencanangkan 3 program aksi. Pertama, gerakan Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani). Kedua, penyuluhan pendidikan vokasi dan pelatihan mendukung petani milenial. Ketiga, penyuluhan pendidikan vokasi dan pelatihan mendukung program utama Kementerian Pertanian.

Pelatihan ini diikuti widyaiswara serta staf dari UPT Pelatihan dan Pendidikan lingkup BPSDMP. Salah satunya Pranata Humas dari Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan, Yeniarta Margi Mulya

Reporter : BBPP KETINDAN
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018