Kamis, 18 Juli 2024


Dampingi Petani di Tengah Wabah Covid-19, BPPSDMP Optimalkan Pemanfaatan IT

05 Apr 2020, 06:59 WIBEditor : Yulianto

Videoconfrence Kepala BPPSDMP dengan Kepala Dinas Pertanian | Sumber Foto:Dok. Pusdiktan

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Di tengah merebaknya Virus Corona atau dikenal dengan Covid-19 yang menyebabkan larangan untuk berkerumun, teknologi informasi menjadi sangat penting untuk memantau perkembangan pertanian di seluruh Indonesia. Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian pun mengoptimalkan teknologi informasi untuk memberikan pendampingan petani.

Seperti diketahui sektor pertanian terbukti sebagai andalan masyarakat dalam menyediakan pangan. Hal inilah yang menjadikan Kementerian Pertanian senantiasa sigap dan terus mengerahkan seluruh jajarannya untuk menjaga ketersediaan pangan di daerah. “Pertanian tidak boleh berhenti, harus terus berproduksi guna menyediakan pangan bagi masyarakat, tegas Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi dalam arahannya memimpin koordinasi melalui video conference beberapa waktu yang lalu.

Dengan memanfaatkan video conference, BPPSDMP berdiskusi dengan para kepala dinas pertanian, penyuluh pertanian dan para petani yang ada di Banten. BPPSDMP sebagai salah satu eselon 1 yang bertugas membangun SDM Pertanian terus berkolaborasi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten khususnya di wilayah Banten dalam memastikan produksi pertanian terus berjalan.

Melalui pembentukan Pendamping Program Strategis yang tersebar di seluruh Indonesia, Kementerian Pertanian baik yang ada di tingkat pusat dan tingkat daerah bahu membahu melakukan pendampingan dan pengawalan program pemerintah guna memastikan pangan tersedia setiap saat walaupun masyarakat sedang dalam kondisi waspada terhadap penyebaran virus corona.

Aplikasi pemantau

Selain menggunakan video conference, Kementerian Pertanian juga meluncurkan aplikasi pemantauan ketersediaan pangan untuk 11 komoditi strategis, pemanfaatan alsintan, perkembangan luas tanam dan potensi luas panen dan data pendukung lainnya melalui Dashboard Agricultural War Room (AWR) yang ada di Kantor Pusat Kementerian Pertanian.

Melalui dashboard di AWR ini, data pertanian dikumpulkan dan diolah untuk menghasilkan informasi yang akurat dan realtime guna mempermudah pengambilan keputusan dalam memastikan ketersediaan pangan dan intervensi lain yang sekiranya dapat berdampak langsung kepada petani.

"Kami bekerjasama dengan para penyuluh di dinas pertanian se-Provinsi Banten bahkan dengan provinsi yang lain untuk terus melaporkan perkembangan kegiatan pertanian setiap hari," ungkap Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, BPPSDMP, Idha Widi Arsanti.

Diharapkan, dengan pemanfaatan IT yang optimal, koordinasi antar instansi terkait dapat berjalan lebih efektif dan efisien dalam  memastikan pertanian tidak berhenti, serta tetap mengedepankan kegiatan pencegahan penyebaran virus corona karena dengan IT, social distancing dan menghindari pengumpulan massa dapat dilaksanakan dengan baik.

Reporter : WIN
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018