Thursday, 22 October 2026


Santri Tani Milenial Diterjunkan Bantu Penyediaan Pangan

05 Apr 2020, 07:17 WIBEditor : Yulianto

Santri tani Jawa Timur

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Ketersediaan pangan dalam kondisi wabah corona (Covid 19) menjadi sangat genting. Bahkan Kementerian Pertanian harus memastikan bahwa stok pangan di dalam negeri aman.

Sebagai salah satu aktor penyedia pangan bagi masyarakat, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) melalui Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) berencana menerjunkan 800 kelompok Santri Tani Milenial.

Santri Tani Milenial merupakan kelompok generasi muda yang memiliki minat di bidang pertanian. Santri Tani tersebut akan bertindak sebagai pengusaha, penggerak dan pencipta lapangan kerja (job creator) sehingga kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi.

“Melihat situasi saat ini yang disebabkan oleh wabah pandemi Covid-19, Santri Tani bisa membantu sebagai penyedia kebutuhan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangannya,” ujar Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Idha Widi Arsanti.

Santri Tani dapat berperan sebagai pengusaha pertanian, khususnya di bidang produksi on-farm seperti sayuran segar, buah-buahan, susu, telur, kacang-kacangan, dan sebagainya yang merupakan penyedia vitamin dan protein untuk meningkatkan daya tahan tubuh menghadapi infeksi Covid-19. “Santri Tani dapat menggandeng tokoh masyarakat untuk promosi dan memasok bahan pangan segar ke masyarakat sekitar,” imbuhnya.

Selain dapat membantu meningkatkan stok pangan nasional, upaya pemerintah ini dimaksudkan untuk memberi kesempatan bagi Santri Tani dalam mengembangkan minat dan bakatnya disektor pertanian, mulai dari tahap penyadaran dan penumbuhan, pengembangan, serta pemandirian.

Seperti diketahui, Coronavirus Disease 2019 atau disingkat Covid-19 ramai diberitakan dan menjadi perhatian dunia. situs resmi Covid 19 http://www.covid19.go.id, mencatat per 4 April 2020 pukul 14.00 virus ini telah menginfeksi lebih dari 900 ribu penduduk dari 206 negara/kawasan di dunia, termasuk Indonesia. Ini menjadi  satu lagi tonggak suram yang tercapai seiring dunia bergulat dengan pandemi ini, termasuk Indonesia.

Dalam menyikapi Virus Corona atau Covid-19, pemerintah Indonesia telah memberlakukan protokol serta upaya-upaya preventif penyebaran. Pemerintah menghimbau masyarakat untuk melakukan beberapa langkah.

Diantaranya, mengurangi mobilitas, menjaga jarak, menghindari kerumunan, menjaga kebersihan, #dirumahaja bagi masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak di luar, serta upaya preventif lainnya.

Hal ini dilakukan untuk memastikan kesehatan dan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama ketahanan kesehatan nasional. Langkah strategis selanjutnya yang juga tak kalah penting, pemerintah meminta kepada masyarakat untuk tidak panik dan khawatir secara berlebihan. Kekhawatiran yang berlebihan akan menyebabkan stress dan justru membuat imun tubuh menurun.

 #pertaniancegahcorona #PertanianTidakBerhenti

Reporter : Fika Artharini, Vanelly
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018