Sunday, 29 November 2020


Penyuluh di Rembang Motivasi Petani Lakukan Percepatan Tanam

19 May 2020, 21:38 WIBEditor : Ahmad Soim

Percepatan Tanam padi di Rembang Jateng | Sumber Foto:Bas

 

 

TABLOIDSINARTANI.COM - Penyuluh Pertanian di Kabupaten Rembang tetap melakukan pendampingan kepada para petani pada masa Pandemi Covid-19. 

Muttakin, Penyuluh Pertanian yang juga merangkap sebagai Koordinator BPP Pamotan, mengkoordinir para Penyuluh Pertanian  mendampingi petani melakukan percepatan tanam padi di lahan poktan Sri Makmur III di desa Ringin, poktan Karya Makmur dan Tani Jayeng di desa Pamotan, poktan Bahagia I di desa Siderojo, dan poktan Tani Mukti di desa Samaran, Kecamatan Pamotan, Rembang.(14/5). Total ada sekitar 22,5 ha sawah yang dilakukan percepatan tanam hari ini.

 

Muttakin beserta para penyuluh dan petani di lapangan seakan gayung yang bersambut dengan apa yang berkali-kali digaungkan oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo. “Walau dalam kondisi pandemi Covid-19, pertanian don't stop, maju terus, pangan harus tersedia dan rakyat tidak boleh bermasalah soal pangan. Setelah panen, segera lakukan percepatan tanam, tidak ada lahan yang menganggur selama satu bulan," kata Mentan SYL, yang diungkapkan kembali oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi, dalam Webinar Nasional yang dilangsungkan oleh Universitas Andalas melalui video conference pada Kamis (14/05).

 

Menurut Muttakin, petani akan tergerak melakukan percepatan tanam bila selain air tersedia, setidaknya benih dan saprodi tersedia pada saat itu. BPP Pamotan meliputi 23 desa yang berada di kecamatan Pamotan. Luas sawah di kecamatan Pamotan adalah 2.254,7 hektar, terdiri atas 66.7persen sawah tadah hujan yang tersebar di 16 desa, dan 33,3 persen sawah beririgasi yang tersebar di 7 desa. Pada MT 1 seluruh sawah yang ada di kecamatan Pamotan dapat ditanami padi.

Untuk MT 2 (April-September) atau musim kemarau, Muttakin menargetkan sekitar 80 persen areal sawah dapat ditanami, karena ada 2 desa yang pada musim kemarau kekurangan air, sehingga petani beralih ke komoditas tembakau dan jagung. Varietas padi yang banyak diminati petani di kecamatan Pamotan berturut-turut adalah Inpari 32, Mapan P05, Inpari 42, Sunggal, Sertani, Ciherang,  Menthik wangi & beras merah. Untuk sawah beririgasi, produktivitasnya mencapai rata-rata 6,9 ton/ha; sedangkan untuk sawah tadah hujan mencapai 5,6 ton/ha.

 

Kabupaten Rembang sendiri merupakan salah satu kontributor penting produksi beras di provinsi Jawa Tengah.  Arini Nur Rahmawati, Penyuluh Pertanian Kabupaten Rembang, menyitir data yang dikeluarkan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, mengungkapkan bahwa selama periode  Oktober 2019 sampai Maret 2020 luas sawah yang ditanami padi mencapai 27.478 hektar. Untuk periode MT 2 (April-September 2020), seluas 2.847 hektar sawah telah ditanami selama bulan April 2020. Menurut Arini, semua Penyuluh Pertanian di kabupaten Rembang terus didorong untuk mendampingi petani melakukan percepatan tanam guna menjamin ketersediaan pangan di musim kemarau dan masa pandemik ini.

 

 

 

 

 

Reporter : Basuki Setiabudi
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018