Tuesday, 14 July 2020


Wahai Penyuluh, Siapkan Mental untuk Uji Kompetensi

25 Jun 2020, 20:54 WIBEditor : Gesha

Uji kompetensi penyuluh di depan mata | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Uji Kompetensi bagi penyuluh merupakan legitimasi’ penyuluh pertanian sebagai garda terdepan pembangunan pertanian di tingkat lapangan menjadi hal yang penting. Penyuluh pertanian tidak hanya harus mampu menguasai informasi danteknologi pertanian, tetapi harus memiliki kiat dan trik untuk dapat ‘mengajak’ petani melakukan usaha pertanian dengan baik dan benar.

Penyuluh pertanian dalam peningkatan dan pengembangan kariernya dilalui dengan ujian, antara lain uji kompetensi kenaikan Jenjang Jabatan, Inpassing, Alih Kelompok, dan Pengangkatan Pertama Kali Dalam Jabatan Fungsional dari formasi CPNS, utamanya bagi Penyuluh Pertanian merupakan amanah Peraturan Pemerintah Nomor 11/2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

Sebelum pelaksanaan uji kompetensi penyuluh pertanian PNS, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) selalu mengadakan kegiatan pembekalan materi uji kompetensi. 

Namun khusus di tahun 2020 yang bertepatan dengan Pandemi COVID 19, BPPSDMP mengadakan kegiatan “Pembekalan Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Penyuluh Pertanian” dengan telekonferensi.

Peserta uji kompetensi penyuluh yang akan diadakan pada Juli 2020 nanti sebanyak 1.464 orang dari 31 Provinsi (kecuali Sumatera Utara dan Papua Barat). Sehingga pembekalan materi uji kompetensi ini dilakukan menjadi 6 sesi sejak 24 Juni 2020 sampai 26 Juni 2020.

Sesi 1 dan Sesi 2 (24 Juni 2020) dengan peserta Penyuluh Pertanian Pusat, BBP2TP Bogor, Provinsi Aceh, Sumatera Barat, Jawa Barat, Banten,  DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali.

Sesi 3, 4 dan 5 (25 Juni 2020) dengan peserta provinsi Maluku, Maluku Utara, Papua, NTB, NTT, Gorontalo, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Jambi, Sumatera Selatan.

Sesi 6 (26 Juni 2020) dengan peserta Provinsi Jawa Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Lampung, Riau, Bengkulu.

Pembukaan pembekalan tahun ini dilakukan langsung oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Prof Dedi Nursyamsi. Dirinya berharap agar seluruh peserta uji kompetensi lulus 100 persen.

“Penyuluh adalah orang pilihan, karena mendampingi  dan mendorong petani dan harus ditunjukkan di lapangan. Penyuluh yang akan naik jenjang jabatannya harus meningkat kompetensinya. Kemampuan kompetensi saja tidak cukup namun harus didukung oleh dedikasi dan pengembangan diri," ucap Prof. Dedi Nursyamsi.

Sementara itu, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Leli Nuryati berpesan agar peserta perlu mengetahui mekanisme dan jadwal. "Materi juga tolong dipelajari dan dipahami sehingga dalam pelaksanaan uji kompetensi dapat berjalan dengan baik dan tentunya hasil yang baik," pintanya.

Tak hanya itu, Kordinator wilayah binaan penyuluh pertanian pusat juga diharapkan dapat memberikan informasi kepada peserta di wilayah binaannya terkait pelaksanaan ujikompetensi jabatan fungsional penyuluh pertanian. “Peserta ujikompetensi tidak hanya menyiapkan materi saja tetapi mental dan kesehatan, dan dipastikan juga koneksi jaringan internet ada," ujarnya.

Dalam pembekalan materi uji kompetensi tahun 2020 ini, disampaikan beberapa materi tentang Penyelenggaraan Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Bidang Pertanian (Permentan No.35 Tahun 2019) oleh Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian.

Kemudian, Kebijakan Pelaksanaan Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Penyuluh Pertanian oleh Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian.

Materi Kebijakan Penyuluhan Pertanian oleh Kepala Pusat Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian; dan Kompetensi Teknis oleh Tim Penyuluh Pertanian Pusat.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini peserta dapat memahami materi yang disampaikan narasumber dengan baik dan mengikuti uji kompetensi dengan hasil yang memuaskan.

 

Reporter : Susi Deliana Siregar
Sumber : Pusluhtan
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018