Sunday, 09 August 2020


Komisi IV DPR Minta Agar Penyuluh Laporkan Pemetaan Komoditas di Wilayahnya  

20 Jul 2020, 16:18 WIBEditor : Ahmad Soim

Juli Anggota Komisi IV DPR RI saat di NTT | Sumber Foto:Joko S

 

 

TABLOIDSINARTANI.COM, NTT – Para penyuluh pertanian diminta untuk melaporkan hasil pemetaan komoditas di wilayah kerjanya. “Dengan pemetaan komoditas wilayah, maka kegiatan pembangunan pertanina bisa focus pada komoditi unggulan wilayah,” kata Juli Kresno Laiskodat, Anggota komisi IV DPR RI saat Kunjungan Reses ke NTT.

Juli yang juga Ibu Gubernur NTT selama reses keliling ke kabupaten-kabupaten di NTT untuk diskusi dengan penyuluh pertanian dalam rangka program pemanfaatan lahan pekarangan oleh Ibu-ibu PKK sebagai Kelompok Wanita Tani (KWT).  

Juli juga berjanji akan ikut memperjuangkan nasib Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di NTT. Dia berharap  Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan dapat memberikan pelatihan pelatihan tematik dan teknologi pertanian sesuai kebutuhan penyuluh di WKPP masing-masing.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sudah memprogramkan untuk memodernisasi pertanian di wilayah kecamatan dengan menggerakkan para penyuluh yang ada di BPP. Melengkapi sarana dan prasarana BPP dan memberikan pelatihan melalui program Kostratani.

Juli juga meminta Dinas Prop NTT dan Lab/Kota agar meredesign kegiatannya untuk pengembangan komoditas unggulan NTT seperti kopi, jagung, kelor dll. Semua kegiatan poktan akan beliau arahkan pemasarannya untuk memenuhi kebutuhan lokal dan ekspor

Manggarai Barat menurutnya sebagai pintu gerbang NTT harus juga didukung dengan pengembangan kawasan pertanian yang jelas.

Reporter : Joko S/Som
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018