Saturday, 19 September 2020


Karawang Siapkan BPP Kostratani agar  Tetap Surplus Beras

13 Aug 2020, 14:54 WIBEditor : Ahmad Soim

Sosialisasi dan Pelatihan Kostratani di Kawrawang | Sumber Foto:RF

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Karawang - Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian (Kementan) secara intensif melakukan gerakan Kostratani yang merupakan salah satu program utama Kementerian Pertanian.

Pembinaan dan pelatihan IT serta aplikasi pelaporan program utama Kementerian Pertanian bagi BPP Kostratani pun terus digulirkan. BPP Kostratani dijadikan ujung tombak pembangunan pertanian di kecamatan.

Semua Unit Kerja, UPT dan Proyek PHLN lingkup BPPSDMP bergerak bersama dalam upaya mewujudkan gerakan Kostratani ini. Melalui Strategic Irrigation Modernization dan Urgent Rehabilitation Project (SIMURP), Pusat Penyuluhan Pertanian berkolaborasi dengan Pemda Kabupaten Karawang  mewujudkan BPP Kostratani di Kabupaten Karawang

“Seluruh kepala UPTD kecamatan dan penyuluh harus memahami dan bisa mengimplementasikan konsep kostratani, khususnya di Kabupaten Karawang. Pemahaman ini harus bisa menjadi bagian sistem kerja penyuluh,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, Ir. H. Hanapi, MM dalam acara pembukaan Sosialisasi Gerakan BPP Kostratani dan pelatihan aplikasi pelaporan program utama Kementerian Pertanian bagi BPP Kostratani di Kabupaten Karawang (12/8) di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Karawang.

Dalam arahannya, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karawang juga menyampaikan bahwa kostratani sangat penting, sebagai upaya gerakan pembangunan pertanian di kecamatan. Pelaksanaan kostratani sudah diatur dalam Permentan No. 49 Tahun 2019, sehingga para penyuluh dan stake holder harus memahami dan mengimplementasikan permentan tersebut.

Hanapi juga menegaskan bahwa Kabupaten Karawang sudah berkomitmen sebagai lumbung pangan dan berupaya meningkatkan kesejahteraan petani dengan mengintegrasikan program dan model-model kegiatan seperti korporasi dan demfarm. Untuk itu, Pemda Kabupaten Karawang, sedang menyiapkan PERDA tentang ketahanan pangan agar Kabupaten Karawang surplus beras dan bisa memenuhi kebutuhan pangan sendiri.

Sosialisasi gerakan kostratani dan pelatihan ini diikuti oleh peserta yang berasal dari unsur pejabat eselon 3 dan 4 yang menangani penyuluhan di Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, Kepala UPTD Pertanian Kecamatan, Koordinator Penyuluh dan Admin BPP dari 30 UPTD se kabupaten Karawang.

"Melalui kegiatan SIMURP, kita ingin petani di wilayah irigasi memiliki ketahanan pangan semakin meningkat, sehingga Indonesia bisa mandiri pangan. Pendapatan masyarakat pedesaan di Indonesia bisa turut meningkat," kata Kepala Pusat Penyuluhan dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kepala Sub Bidang Evaluasi Pusat Penyuluhan Pertanian, BPPSDMP Riza Fakhrizal.

 Pusat Penyuluhan Pertanian mengajak Pemda Karawang melalui Dinas Pertanian untuk berkolaborasi, bersinergi dan berkonsolidasi dalam mengawal optimalisasi tugas, fungsi dan peran kostratani berbasis IT. Pusluhtan melalui Proyek SIMURP akan menyediakan dukungan fasiltasi  sarpras IT bagi 11 BPP/UPTD di Kabupaten Karawang pada tahun 2020. Hal ini disambut baik oleh para pejabat dan penyuluh.

“Para penyuluh pertanian dan admin BPP harus lebih semangat dan berperan aktif dalam mengawal kegiatan penyuluhan maupun program pembangunan utama lainnya dan harus mengupate laporan ke dalam aplikasi pelaporan utama Kementerian Pertanian secara rutin  setiap kamis sore dan paling lambat Jum’at pagi agar real time dan valid. Tim dari Pusat Penyuluhan Pertanian akan melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap perkembangan pelaporan dimaksud secara harian”, demikian disampaikan oleh Kepala Sub Bidang Evaluasi Penyuluhan, Pusat Penyuluhan Pertanian. (Tim Evaluasi Pusluhtan)

Reporter : RF/Tim Evaluasi PP
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018