Tuesday, 20 October 2020


Hadirkan YESS, Bantaeng Eksplor Potensi Pertanian

12 Oct 2020, 10:42 WIBEditor : Gesha

Program YESS akan hadir di Bantaeng | Sumber Foto:ISTIMEWA

TABLOIDSINARTANI.COM, Bantaeng --- Luasnya kabupaten Bantaeng yang mencapai 0,63?ri luas Sulawesi Selatan memiliki potensi pertanian yang sangat melimpah. Sebagian besar penduduk Bantaeng  adalah petani khususnya petani hortikultura. Agar pengembangan sektor pertanian di kabupaten Bantaeng terus berjalan maka diperlukan sentuhan dari generasi muda sebagai penerus pembangunan pertanian.

Pemerintah daerah kabupaten Bantaeng terus berupaya untuk menyadarkan generasi muda akan pentingnya keberlangsungan pembangunan pertanian. Perjuangan petani-petani terdahulu harus dilanjutkan dan dikembangkan oleh generasi muda.

"Hadirnya program YESS di Kabupaten Bantaeng seperti angin segar yang menjadi harapan bagi regenerasi petani.  Program YESS sangat relevan dengan masyarakat di Kabupaten Bantaeng yang jumlahnya kurang lebih 203 ribu penduduk dimana mayoritas dari mereka adalah petani, sehingga kita harus menyambut dengan penuh optimisme dan semangat program ini demi kemajuan kita bersama khususnya di sektor pertanian” ujar Wakil Bupati Bantaeng H. Sahabuddin dalam sambutan pembukaan Kegiatan District Multi-Stakeholder Forum (DMF) Program Yess PPIU Sulawesi Selatan Kabupaten Bantaeng awal minggu lalu.

Sahabuddin juga berharap agar seluruh stakeholder dapat saling bekerjasama agar program ini dapat berjalan sesuai dengan visi dan misinya. “Mari kita bersama-sama menguatkan kerjasama untuk mengeksplorasi dan mengoptimalkan potensi pertanian kita” sambungnya.

Bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, DMF  dihadiri oleh 57  orang yang terdiri dari perwakilan dari dinas-dinas terkait, PPIU Provinsi Sulsel, NPMU,
BPP, P4S, para duta milenial pertanian.

Selaku manager project PPIU Sulawesi Selatan Direktur Polbangtan Gowa Syaifuddin berharap agar seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Bantaeng ikut mendukung keberlangsungan dan keberhasilan Program Yess ini.  “Terima kasih atas bantuan dan dukungan kepada pemerintah Kabupaten Bantaeng, sehingga program Yess sampai saat ini masih berjalan dengan sangat baik dan lancar” tutup Direktur Polbangtan Gowa.

Upaya regenerasi petani tidak akan berhasil bila tidak didukung oleh berbagai pihak, termasuk Pemda dan instansi terkait. Karena daerah lah yang mengetahui seberapa besar potensi SDM dan SDA di daerahnya. "Pertanian di seluruh dunia menghadapi permasalahan yang sama, yaitu semakin kurangnya petani muda yang mau turun di sektor pertanian. Saya yakin dengan adanya sinergitas antara pemda dan Kementan dalam menggali potensi SDM dan SDA akan memacu minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian", jelas Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi beberapa waktu lalu.

"Seperti yang berkali-kali ditegaskan Menteri Pertanian (Mentan) SYL, bahwa sektor pertanian adalah salah satu sektor yang tidak akan berhenti selama manusia membutuhkan pangan.  Generasi muda jangan takut dan ragu, dengan kemudahan teknologi serta daya kreativitas yang tinggi dari generasi milenial, peluang menjadi wirausaha sektor pertanian terbuka lebar," tutur Dedi Nursyamsi.

Dalam kesempatan ini, Sandi Octa Susila dan Abdul Rahman selaku Duta Petani Milenial (DPM) berkesempatan untuk memberikan motivasi kepada para peserta agar dapat menumbuhkan jiwa wirausaha mereka, khususnya wirausaha di bidang pertanian. “Sektor pertanian adalah sektor yang paling bonafit dan tidak mudah terkontraksi oleh kondisi apapun. Sehingga keliru jika seseorang berfikir bahwa lapangan kerja di bidang pertanian tidak menjanjikan” ucap Sandi dan Abdul Rahman.

Reporter : Lely
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018