Saturday, 24 October 2020


Rebranding Petani, Program YESS Libatkan Duta Petani Milenial-Andalan

12 Oct 2020, 10:54 WIBEditor : Gesha

Duta Petani Milenial dan andalan dipersiapkan untuk rebranding petani | Sumber Foto:Lely

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Dalam upaya regenerasi petani, Kementerian Pertanian (Kementan) berupaya untuk melibatkan figur petani dan wirausaha muda pertanian sukses. Saat ini Kementan telah memiliki  67 Duta Petani Milenial (DPM) dan Duta Petani Andalan (DPA) yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo yakin dan percaya anak muda makin banyak yang mau terjun di bidang pertanian. “Mereka bisa punya peluang kehidupan dan ekonomi yang lebih baik. Apalagi dengan memanfaatkan teknologi yang tersedia maka dunia dalam genggaman kalian. Namun, anak muda perlu figur sukses yang dapat mereka contoh. Disinilah peran DPM dan DPA diperlukan, untuk membuktikan bahwa sektor pertanian merupakan sektor yang sangat menjanjikan tak terkecuali bagi generasi muda", ujar Syahrul.

Untuk mempromosikan sektor pertanian kepada para pemuda atau generasi milienial khususnya di  4 provinsi sasaran program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS), Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) mengajak serta DPM dan DPA  seperti Sandi Okta Susila, Jatu, Agus Ali, M. fadil, Hendra, Abdul Rahman, Yogi dan sederet nama lainnya untuk berbagi kisah sukses,memotivasi, serta membagikan tips dalam keberhasilan mereka. Beberapa lokasi yang telah dikunjungi oleh DPM/DPA adalah Kabupaten Cianjur, Kabupaten Pasuruan Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Tanah Laut.

Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi mengatakan duta-duta ini diharapkan mampu menarik generasi milenial lainnya untuk ikut berwirausaha pertanian. "Selain itu, mampu mempercepat advokasi kepada masyarakat terutama berkaitan dengan program-program Kementerian Pertanian sehingga program tersebut dapat dilaksanakan dengan cepat di lapangan,” kata Dedi.

Ia pun berharap DPM dan DPA dapat merebranding profesi petani menjadi lebih maju, lebih keren, lebih inovatif, lebih kreatif, lebih sukses yang mampu bergerak lebih dalam melanjutkan pembangunan pertanian kedepan.

Reporter : Lely
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018