Saturday, 24 October 2020


YESS, Membentuk Milenial menjadi Agen Perubahan Pertanian

15 Oct 2020, 08:38 WIBEditor : Gesha

Mou antara antara Kementan dalam hal ini BPPSDMP dengan Mercy Corps untuk memperkuat kemitraan dan mendukung penguatan layanan digital bagi pemuda di sektor pertanian | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Menyadari betapa pentingnya peran pemuda dalam pembangunan, Kementerian Pertanian (Kementan) menggerakkan generasi muda yang menjadi bonus demografi Indonesia di masa depan untuk mengisi dan mendorong pembangunan pertanian.  

Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno pernah menyampaikan orasi untuk kemajuan Indonesia. "Beri aku seribu orang tua niscaya akan ku cabut semeru dari akarnya, beri aku sepuluh pemuda niscaya akan ku guncang dunia," tegasnya.

Dari pernyataan tersebut pun terbesit sebuah pertanyaan mengapa harus pemuda? pemuda merupakan satu identitas potensial suatu daerah dan negara yang meneruskan cita-cita perjuangan dengan inovasi, kreatifitas dan semangat yang tidak dimiliki oleh generasi lain. 

Menyadari betapa pentingnya peran pemuda dalam pembangunan, Kementerian Pertanian (Kementan) menggerakkan generasi muda yang menjadi bonus demografi Indonesia di masa depan untuk mengisi dan mendorong pembangunan pertanian.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatkaan Kementan terus memfasilitasi generasi muda agar bisa terjun menjadi petani serta wirausaha pertanian.  "Kita fasilitasi mereka, kita tingkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka melalui pelatihan. Kita manfaatkan teknologi, alsintan, jejaring hingga jejaring pemasaran. Kita ubah pola pikir generasi muda bahwa pertanian itu keren, hebat, dan satu-satunya sektor yang menjanjikan terlebih di tengah pandemik ini," jelas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) beberapa waktu lalu.

Untuk mempromosikan sektor pertanian, ketahanan pangan, gizi dan mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang serta kesejahteraan sosial, Kementan bersama IFAD melakukan transformasi pertanian berkelanjutan di daerah pedesaan.

Tujuan utama program YESS untuk menggali potensi, menggembangkan kualitas pemuda/i di perdesaan melalui penyediaan fasilitasi dan bimbingan untuk menjadi petani atau wirausahawan muda profesional di sektor pertanian.

Dalam sambutan pada Workshop on Rural Youth and Youth Employment YESS Program di Hotel Shangri-La Jakarta (13/10) Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) mengatakan ada dua kunci utama dalam pelaksanaan program YESS.

Pertama, program YESS hadir untuk meningkatkan kapasitas pemuda di pedesaan melalui pendidikan dan pelatihan untuk menjadi agen pembangunan pertanian. Kedua, sasaran dari program YESS yakni pemuda/i harus memiliki jiwa kewirausahaan dari hulu sampai hilir. 

Dalam pelaksanaaannya program YESS menggandeng Kementerian atau institusi lain seperti Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah serta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi serta Bappenas.

“Kita buktikan kepada generasi muda bahwa sector pertanian adalah sector yang menjanjikan dan membanggakan bila ditekuni oleh generasi muda. Melaui program YESS kita ciptakan kesempatan bagi pemuda/i khususnya di wilayah perdesaan untuk mengembangkan usaha ekonomi di sektor pertanian”, tegas Dedi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Idha Widi Arsanti mengungkapkan bahwa wirausaha merupakan jalan untuk menurunkan angka pengangguran, dimana berdasarkan data tingkat penggangguran pemuda 2,5 kali dari angka pengangguran nasional.

Berdasarkan data survei, 81 persen pemuda berminat untuk menjadi wirausaha, akan tetapi baru 8% yang menjadi wirausaha. ”Rendahnya tingkat wirausaha pemuda disebabkan oleh keterampilan dan pengetahuan yang kurang, akses pasar/marketing yang kurang, dan kurangnya modal. Program YESS hadir sebagai solusi untuk permasalahan tersebut melalui program-program yang ada”, tegas Santi.

Pada Workshop on Rural Youth and Youth Employment YESS Program ini  dilaksanakan juga penandatanganan naskah kerjasama antara Kementan dalam hal ini BPPSDMP dengan Mercy Corps untuk memperkuat kemitraan dan mendukung penguatan layanan digital bagi pemuda di sektor pertanian dan  Bank Mandiri untuk support dari sektor perbankan.

Reporter : Lely
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018