Sunday, 29 November 2020


Dyah Abang Sayur Organik Jadi Mentor Calon Wirausaha Muda Pertanian

19 Oct 2020, 13:34 WIBEditor : Gesha

Dyah menjadi salah satu mentor dari calon wirausaha muda pertanian | Sumber Foto:ISTIMEWA

TABLOIDSINARTANI.COM, Malang --- Penumbuhan calon wirausaha muda pertanian semakin gencar dilakukan di berbagai daerah oleh Kementerian Pertanian. Pendampingan penuh oleh mentor dari Duta Petani Milenial (DPM) maupun Duta Petani Andalan terus dilakukan. Di Kota Malang, Dyah dari Abang Sayur Organik yang sudah terkenal malang melintang di usaha sayuran organik menjadi salah satu mentor bagi calon wirausaha muda pertanian disana.

Dalam setiap kesempatan, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menaruh harapan besar pada generasi milenial dalam pembangunan pertanian. Menurutnya milenial harus berani menjadi petani atau mendirikan starup pertanian. "Usaha pertanian itu paling pasti untuk dilakukan. Selain untuk ekonomi, bisa juga membuka lapangan kerja. Coba bandingkan dengan usaha tambang yang membutuhkan waktu 10 tahun - 20 tahun baru bisa mendatangkan hasil," ujar Mentan Syahrul.

Berbagai upaya terus dilakukan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mencapai target tersebut. Salah satunya adalah Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) yang merupakan kerjasama Kementan dengan IFAD.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Prof. Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa hadirnya program YESS membuka  kesempatan bagi pemuda-pemudi khususnya di wilayah perdesaan untuk mengembangkan ekonomi mereka melalui kewirausahaan/pengembangan usaha atau dengan menambah lebih banyak lagi peluang kerja bagi mereka sehingga dapat meningkatkan kontribusi mereka untuk mentransformasi wilayah perdesaan secara berkelanjutan dan menyeluruh.



Prof Dedi menambahkan bahwa untuk merubah pola fikir tak semudah membalikkan telapak tangan, perlu ada figur-figur yang dapat menjadi contoh sekaligus agen perubahan bagi pemuda/i  di pedesaan agar mau dan tertarik untuk berusaha di sektor pertanian. Untuk diketahui, Kementan memiliki  67 Duta Petani Milenial dan Duta Petani Andalan. Mereka adalah sekelompok generasi muda yang kreatif, inovatif dan sukses dalam mengembangkan usaha di sektor pertanian

"Mereka adalah pelopor, teladan dan sebagai contoh kepada generasi muda yang lain untuk terjun di dunia pertanian. DPM/DPA juga dapat membantu pemerintah untuk mempercepat advokasi kepada masyarakat dan kepada petani", tegas Dedi.

Salah satu wirausaha pertanian milenial sukses yang terpilih menjadi DPM adalah Dyah Rahmawati Malang. Milenial asal Malang ini telah sukses mengembangkan usaha sayuran organik dengan omset mencapai 80 juta perbulannya.

"Jenis usaha kami di Natural Organic Indonesia ini lengkap. Mulai dari produksi budidaya sayur dan buah organik, paska panen dan pengemasan hingga pemasaran atau distribusi ke rumah tangga konsumen melalui  Abang Sayur Organik. Tak hanya berorientasi bisnis kami pun memiliki sarana edukasi bagi siapa saja yang ingin mengetahui dan menggali lebih dalam sektor pertanian melalui P4S Bumi Malang Lestar,i" papar wanita yang akrab disapa Dyah.

Tanggung jawab sebagai DPM yang ada dipundak Dyah dan 66 rekannya mendorong untuk bergerak menjadi agen perubahan khususnya bagi pemuda/i dipedesaan. Berada di salah satu lokasi program YESS yakni kabupaten Malang, Dyah menyatakan kesanggupannya untuk menjadi mentor bagi calon wirausaha pertanian yang menjadi penerima manfaat program YESS baik di Malang maupun kabupaten lainnya.

"Memang kita harus jadi bukti nyata kalau usaha pertanian itu prospek untuk dikembangkan.  Selama belum ada bukti, mindset pertanian itu kotor, kumel dan tidak keren itu sangat mungkin masih ada dan bersliweran di benak anak- anak muda ini. Saya dan rekan DPM dan DPA siap untuk sharing informasi, trik, tips dalam kami mengembangkan usaha kami", tegas Dyah.

"Kita bisa memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mengajak mereka. Sekarang juga  sudah banyak platform yang dapat dimanfaatkan untuk dapat  mengajak  mereka melihat pertanian sukses. Mulai ngobrol bareng pegiat …

Reporter : Lely
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018