Sunday, 11 April 2021


Sandi Octa : Tumbuhkan Petani Milenial, Butuh Mentor Pemasaran

09 Nov 2020, 20:59 WIBEditor : Gesha

Ketua Umum Duta Petani Milenial Duta Petani Andalan Kementerian Pertanian, Sandi Octa Susila. | Sumber Foto:Pito

TABLOIDSINARTANI.COM, Depok --- Dalam menggiring Milenial untuk terjun dan bertumbuh di sektor pertanian ternyata bukanlah pekerjaan yang mudah. 

"Dari beberapa kali kunjungan lapang, kita menemukan ada distorsi yang bisa diisi oleh kami, Duta Petani Milenial/Duta Petani Andalan," beber Ketua Umum Duta Petani Milenial Duta Petani Andalan Kementerian Pertanian, Sandi Octa Susila.

Distorsi tersebut antara lainnya adalah kebutuhan mentor bagi petani milenial yang baru terjun di sektor pertanian. Diakuinya, dahulu belum ada beragam program stimulan pertanian seperti Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP) hingga Youth Enterpreunership Support Service (YESS) seperti sekarang.

"Penerima manfaat dari program ini diberikan pendampingan, tetapi ada kekosongan dari mentor. Karena itu DPM/DPA mengisinya menjadi mentor, terutama pemasaran," jelas Sandi.

Dirinya mencontohkan masih banyak petani milenial yang meraba-raba untuk terjun di komoditas apa, tanpa menganalisa pasar dan pemasarannya.  "Misalnya di Kalsel, mereka mau tanam selada, rekomendasi pembimbing, namun pasarnya masih belum tahu," Sandi mencontohkan.

Karena itu, bersama anggota DPM/DPA lainnya, Sandi mempersiapkan hilirnya, terutama pemasaran dengan memastikan kuantitasnya.

"Kami memikirkan bagaimana adik-adik kita calon petani milenial ini yang tidak hanya diberikan stimulasi dana semata, tetapi ada keberlanjutan dengan pendampingan oleh mentor yang tepat," tuturnya.

Dengan pendampingan ini juga, DPM/DPA juga akhirnya mengetahui pemetaan lokasi dari petani-petani Milenial yang terus bertumbuh dan berkelanjutan di Indonesia. 

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018