Sunday, 29 November 2020


Semangati Calon PPPK Penyuluh 2019, Ini Pesan Kepala BPPSDMP

18 Nov 2020, 07:39 WIBEditor : Gesha

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian, Dedi Nursyamsi | Sumber Foto:ARIF

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor --- Assesment penyuluh THL TBPP untuk menjadi penyuluh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) baru saja usai. Kegiatan assesment berlangsung lancar tanpa halangan di berbagai tempat, contohnya di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor.

Selama 5 hari sejak 11 November hingga 16 November 2020 silam, Polbangtan Bogor ditunjuk Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK) ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Total ada 127 peserta calon asesi akan melaksanakan sertifikasi dalam tiga gelombang.

Sertifikasi kali ini semakin terasa istimewa dengan kehadiran Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Prof. Dedy Nursyamsi. Saat itu, Kepala BPPSDMP berkenan hadir dan melihat secara langsung proses asesi serta memberikan motivasi bagi asesor dan calon asesi.

“Penyuluh adalah garda terdepan pembangunan pertanian, posisinya sangat penting dan strategis. Karena kontribusi terbesar terhadap peningkatan produktivitas pertanian adalah SDM pertanian, yang salah satunya adalah penyuluh,” tutur Kabadan mengawali sambutannya.

Dirinya meminta agar penyuluh menjadi penembak jitu dengan sasaran berupa peningkatan produktivitas. "Senjata kita adalah alsintan, mindset pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman menyuluh. Peluru kita adalah benih dan pupuk," jelasnya. Karena itu, jika produktivitas rendah maka tujuan pembangunan pertanian menyediakan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia tidak akan tercapai.

"Penyuluh itu harus pintar yang tentu saja nanti akan membuat petaninya pintar. Kita perlu men-support agar mereka lebih semangat dalam bekerja. Oleh karena itu, seluruh pegawai lingkup BPPSDMP wajib untuk mendukung kesuksesan acara sertifikasi ini agar para THL TB bisa menjadi PPPK,” tegasnya.

Kepada para asesi Kabadan berpesan bahwa ini adalah langkah menuju garis finish diangkatnya THL TB menjadi ASN PPPK. Persiapkan diri dengan sebaik-baiknya, habis-habisan keluarkan seluruh tenaga, kemampuan dan pikiran untuk melewati proses sertifikasi.

“Sertifikasi ini kita jadikan sebagai moment untuk bahu membahu, saling bekerja sama menyukseskan proses sertifikasi ini untuk menghantarkan THL TB mencapai garis finish sebagai ASN PPPK Penyuluh Pertanian,” ucap Kabadan mengakhiri sambutannya.

Reporter : Arif Prastiyanto
Sumber : Polbangtan Bogor
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018