Sunday, 17 January 2021


Kostratani, Rumah Besar Penyuluh dan Petani Milenial

14 Jan 2021, 16:25 WIBEditor : Gesha

Penyuluh memberikan pembelajaran kepada petani milenial | Sumber Foto:UPTD BBTH Plasma Nutfah

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Penciptaan petani milenial dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan menjadikan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Model Kostratani sebagai rumah besar pembentukan petani milenial, selain markas komando Penyuluh di tingkat kecamatan.

Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Leli Nuryati mengatakan, sejak tahun 2020 Kementan mulai fokus dalam menciptakan petani milenial baru yang bisa menggunakan teknologi informasi dalam budidaya. “Kementan menetapkan target ada 2,5 juta petani milenial yang tumbuh dalam 5 tahun. Jadi, per tahun ditargetkan 5 ribu petani milenial bisa muncul,” tuturnya ketika ditemui tabloidsinartani.com dalam Pertemuan Koordinasi Penyuluhan Pertanian 2021, Rabu (13/1).

Karenanya, Peran serta penyuluh di daerah pun diharapkan untuk mengajak anak-anak muda masuk ke sektor pertanian dan menjadi wirausaha. "Paling tidak satu penyuluh bisa mengajak lima petani milenial. Jumlah penyuluh kita ada 60 ribu orang, kalau tercapai bisa 300 ribu petani milenial. Sisanya, kita berharap peran para Duta Petani Andalan dan Duta Petani Milenial," kata Leli.

Menurut Leli, keberhasilan suatu bangsa dan negara ditentukan kebangkitan milenialnya. "Meskipun jumlahnya belum signifikan, tapi pengaruh milenial terhadap pembangunan pertanian sangat luar biasa, oleh karena itu kita harus bangun terus petani milenial di seluruh pelosok Tanah Air," tuturnya.

Penciptaan petani milenial tersebut juga tidak terlepas dari peranan Komando Strategis Pembangunan Pertanian di tingkat Kecamatan (Kostratani) yang menjadi rumah besarnya SDM Pertanian seperti penyuluh hingga petani milenial. “"KostraTani tempat kita berkumpul dengan cara-cara baru. Kita tinggalkan pola lama. Cara usang yang tidak cocok lagi untuk mengelola pertanian. Kita gunakan pendekatan teknologi 4.0, untuk satukan petani dengan penyuluh,” tambahnya.

Untuk diketahui, sejak tahun 2020, BPPSDMP telah mengkoneksikan 5.698 BPP ke AWR, menyalurkan bantuan IT sebanyak 3.571 unit di tahun 2020. Kostratani juga memiliki program pendukung seperti MSPP, NGobras, MAF, Bertani On Cloud, dan Training Online yang semuanya dilakukan secara virtual dan bisa diakses oleh calon petani milenial di mana saja 

Reporter : Echa/Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018