Wednesday, 14 April 2021


Bupati Mursil : Penyuluh Swadaya, Pionir Pembangunan Pertanian

03 Mar 2021, 19:41 WIBEditor : Gesha

Bupati Aceh Tamiang, Mursil, SH, M.Kn (tengah, berbaju safari) menyerahkan penghargaan kepada Irwansyah, petani asal Sungai Kuruk I Kec. Seruway, sebagai Penyuluh Swadaya Teladan se-Aceh Tahun 2020. | Sumber Foto:Abda

TABLOIDSINARTANI.COM, Aceh Tamiang --- Bupati Aceh Tamiang, Mursil, SH, M.Kn, mengatakan Penyuluh Pertanian Swadaya merupakan pionir pembangunan pertanian, karena mereka mampu merakit teknologi inovasi yang langsung menjadi contoh bagi kelompoktani. Hal tersebut disampaikannya di Pendopo, Bupati Aceh Tamiang, Selasa sore (2/3).

“Penyuluh swadaya ini sebagai pionir, pemberi contoh kepada masyarakat. Mereka mampu bekerja mandiri tanpa mengharapkan bantuan pemerintah”, kata Mursil usai menyerahkan penghargaan kepada Irwansyah, petani asal Sungai Kuruk I Kec. Seruway, sebagai Penyuluh Swadaya Teladan se-Aceh Tahun 2020. 

Ditambahkannya, pemerintah sudah sepatutnya mendukung dan memberi apresiasi untuk Irwansyah. “Kita harus mendukungnya, karena sosok Irwansyah telah terbukti  mampu mengadopsi serta mengaplikasikan inovasi teknologi sehingga meningkatkan pendapatan masyarakat”, pungkasnya.

Penyerarahan plakat tersebut turut didampingi Yunus, selaku Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Aceh Tamiang, peneliti BPTP Aceh yang juga Liaison Officer untuk kabupaten Aceh Tamiang, Abdul Azis, Kabid Sarpras dan Penyuluhan, Azwanil Fakhri, serta Kasubbag Dokumentasi Humas Setdakab, Rizky Ramdani.

Dalam kesempatan itu, Yunus, merasa bangga memiliki penyuluh swadaya yang handal dan tangguh. Walau belum bisa kita jadikan sebagai ASN maupun PDPK serta dengan keterbatasan jumlah penyuluh pertanian ASN. Namun, kehadiran Irwansyah telah memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kinerja dinas dan perlu kita suport ”, bebernya.

Melalui momen ini, kita yakin akan tumbuh dan muncul milenial baru yang menjadi penyuluh swadaya seperti sosok Irwansyah. Dengan bimbingan dan pendampingan yang intensif serta berbagai macam terobosan. "Kedepan akan lebih banyak lagi kaum muda untuk menjadi penyuluh swadaya", ungkapnya bersemangat.

Yunus juga menerangkan bahwa sosok Irwansyah (36), sejak kelas 6 SD sudah bergelut menjadi petani, dia merasa terharu dan sangat bersyukur mendapatkan penghargaan ini. Yang notabenenya meraih predikat prestisius di tingkat Aceh.

Penyuluh Pertanian Swadaya sendiri merupakan pelaku utama yang berhasil dalam usahanya dan warga masyarakat lainnya yang dengan kesadarannya sendiri mau dan mampu menjadi penyuluh.

“Setiap tahunnya, Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh melakukan penilaian terhadap tujuh kategori , Penyuluh PNS Terbaik, Penyuluh THL Terbaik, Penyuluh Swadaya Terbaik, Petani Terbaik, Gabungan Kelompoktani (Gapoktan) Terbaik, Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP)/Korporasi Petani Terbaik dan Balai Penyuluhan Pertanian Terbaik,” ujarnya.

Reporter : AbdA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018