Sunday, 09 May 2021


Tarik Milenial Pertanian dengan Kampanye Atraktif

26 Apr 2021, 14:56 WIBEditor : Gesha

Tani On Stage menjadi upaya kampanye atraktif dari Kementan | Sumber Foto:ISTIMEWA

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Bertambahnya jumlah generasi muda yang peduli pada sektor pertanian dan terlibat langsung dalam menyiapkan pangan menjadi capaian tersendiri bagi Kementerian Pertanian (Kementan) dalam program regenerasi petani. Untuk membuka peluang lebih luas lagi, Kementan melakukan kampanye atraktif sarat konten.

“Regenerasi petani merupakan kunci utama dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Kita semua bisa menjadi pahlawan pangan dan saya kira dengan menjadi petani milenial kita bisa membantu ketahan pangan nasional.  Pemuda mampu menjadi inspirasi bagi seluruh anak muda di Indonesia," ucap Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri pada pertemuan sinergitas program YESS di Bogor beberapa waktu lalu.

Menurutnya, perubahan besar selalu diinisiasi oleh semangat anak muda. Karena itu, anak muda memiliki pola yang energi serta ide-ide baru untuk memecahkan permasalahan termasuk dalam dunia pertanian. “Adanya publikasi dapat memberikan informasi secara masif kepada masyarakat luas khususnya generasi muda, sehingga mampu memotivasi mereka untuk turut menggeluti sektor pertanian,” ungkap Boga. 

Boga juga meminta perlunya perbanyak campaign terkait petani milenial dengan memanfaatkan media massa serta media sosial dengan mengemas isu khusus terkait kesuksesan petani milenial atau pemuda yang sukses di sektor pertanian. 

“Tingkatkan engagement dengan petani milenial melalui instagram, Tiktok, TOS (Tani on Stage) dan kanal lainnya. Program YESS tidak dapat berjalan sendiri perlu sinergi dengan unit kerja lingkup Kementan lainnya serta Kementerian atau Lembaga, Pemerintah Daerah serta  yang tak kalah pentingnya adalah kerjasama dengan media”, terangnya.

Seperti diketahui, Kementan memiliki beberapa program unggulan terkait regenerasi petani, sebut saja program YESS. Mengusung tagline collaborative, inclusive dan constuctive program YESS berupaya untuk melahirkan petani serta wirausaha pertanian milenial yang berada di 4 provinsi lokasi program YESS yang tersebar di 15 kabupaten. 

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi menilai peranan pemuda sangatlah penting, terutama dalam pembangunan pertanian ke depan. Menurut Dedi, pemuda adalah generasi masa kini yang wajib meneruskan perjuangan para petani Indonesia.

"Kami harapkan peran petani milenial ini bukan hanya menjadi duta, tetapi juga menginspirasi generasi lainnya untuk terjun ke sektor pertanian. Kita harus mengajak anak muda terjun ke pertanian dengan semangat inovasi yang mereka miliki. Negara besar seperti Amerika dan China saja bisa maju pertaniannya karena SDM-nya bangkit, “tegas Dedi.

Dalam setiap kesempatan, Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo menjelaskan bahwa tahun ini ada sekitar 33,4 juta petani yang bergerak di semua komoditas sektor pertanian. Regenerasi petani menjadi satu keharusan untuk menghadirkan petani baru yang akan melanjutkan pembangunan pertanian di Indonesia. 

"Pertanian sangat terbuka untuk semua usia. Semakin muda semakin kuat, semakin enerjik, semakin kritis, makin apik kerjanya. Pertanian dengan semangat baru harus diluncurkan. Seperti membangun perilaku baru dan behaviour anak muda untuk mendapatkan pendapatan yang jauh lebih baik dari bidang pertanian," ujar  Mentan SYL.

 

Reporter : Lely
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018