Sunday, 09 May 2021


YESS Program, Jawaban Tantangan Regenerasi Petani

27 Apr 2021, 07:21 WIBEditor : Gesha

YESS Program, jawaban atas tantangan regenerasi | Sumber Foto:PPL Sahabat Petani

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Hingga sekarang, pelaku pertanian di Indonesia sebagian besar sudah berusia lanjut. Di sisi lain, pertanian masih menjadi sektor utama dalam  memenuhi kebutuhan pangan nasional. Karenanya, regenerasi petani terus menjadi perhatian lebih oleh Kementerian Pertanian. Berbagai upaya melalui kebijakan-kebijakan terus digencarkan dalam menghadapi permasalahan regenerasi petani di Indonesia. 

Dalam upaya menumbuhkan minat generasi muda terhadap sektor pertanian, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo terus mendorong agar generasi muda dapat mengambil peranan dalam pembangunan pertanian.

“Terbukti banyak pemuda-pemuda terdidik saat ini yang menjadi pelopor dalam usaha pertanian. Ini adalah contoh nyata bahwa pertanian tidak identik dengan kotor dan kemiskinan, apalagi ditunjang dengan mekanisasi dan inovasi pertanian yang menjadikan pertanian menjadi lebih modern dan menjanjikan," ungkap Mentan SYL.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menambahkan, usaha pertanian sangat menjanjikan karena memiliki pasar yang pasti dan menjadi basis ekonomi nasional. Karenanya, regenerasi petani dengan mendorong milenial menjadi pengusaha menjadi target yang pas. 

Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS), lahir sebagai jawaban atas tantangan dalam permasalahan regenerasi petani. Program ini merupakan proyek percontohan pengembangan generasi muda dan regenerasi petani di pedesaan melalui penyediaan fasilitas dan bimbingan kepada generasi muda untuk menjadi wirausahawan atau tenaga kerja yang profesional di sektor pertanian. 

Dengan pendanaan dari  International Fund for Agricultural Development (IFAD), YESS Program menciptakan wirausaha milenial tangguh dan berkualitas dari kawasan sentra pertanian.

“Tujuan utama Program YESS adalah menggali potensi serta menggembangkan kualitas pemuda/pemudi di perdesaan melalui penyediaan fasilitasi dan bimbingan guna menjadi petani atau wirausahawan muda profesional di sektor pertanian," ungkap  Country Director IFAD, Ivan Cortez.

Selama 6 tahun sejak tahun 2019, ditargetkan ada 120 ribu pemuda pedesaan di wilayah lokasi Program YESS akan menerima pelatihan atau mendapat intervensi dan wawasan untuk menjadi wirausahawan pertanian. Sehingga bisa terjadi peningkatan kapasitas dan kemampuan. Mereka pun difasilitasi untuk selanjutnya dapat terjun dan berkiprah dalam dunia usaha pertanian

Dunia yang semakin terbuka dan pasar yang semakin kompetitif menyebabkan pelaku yang harus bekerja pada sektor pertanian adalah petani yang produktif dan efisien.

“Petani berusia lanjut diketahui memiliki produktivitas yang rendah dan kurang efisien. Petani tua juga relatif tertinggal dalam akses dan pemanfaatan teknologi. Sebaliknya, petani muda memiliki peluang untuk bekerja dengan hasil lebih produktif dan efisien," ungkap Direktur Program YESS yang juga menjadi Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) Idha Widi Arsanti.

YESS program melibatkan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dan Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) sebagai Business Development Service Provider (BDSP) atau Penyedia Jasa Konsultasi Usaha. Seperti diketahui, salah satu fungsi BPP dan P4S adalah sebagai pusat informasi dan pusat edukasi.

Melalui BDSP diharapkan dapat mempromosikan pemuda perdesaan dalam mengembangkan agribisnis mereka melalui pelatihan dan pengawasan bisnis, memfasilitasi pengusaha muda/pemuda perdesaan dalam mengakses pasar, input pertanian, dan dukungan keuangan.

Selain itu, diharapkan membantu pemuda perdesaan dalam menjalin kerja sama dengan pemangku kepentingan terkait dalam hal manajemen rantai pasokan.

Tak hanya BPP dan P4S, YESS pun menggandeng Duta Petani Milenial yang telah dikukuhkan oleh Kementerian Pertanian untuk meningkatkan minat pemuda di wilayah pedesaan dalam menekuni sektor pertanian.

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018