Friday, 18 June 2021


Poktan Seger 4 Tarik Wisatawan Religi dengan Kebun Wisata Jeruk

10 Jun 2021, 20:04 WIBEditor : Gesha

Wisata Petik Jeruk dari Poktan Seger 4 diharapkan bisa menarik wisatawan religi | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Malang -- Kelompok tani Seger 4 dusun Jengglong Desa Sukodadi kecamatan Wagir bisa dikatakan sebagai salah satu kelompok tani yang istimewa, dimana kelompok tani ini dapat melihat potensi yang besar dalam sektor pertanian yang menghidupi petani sehari-hari.

Salah satu potensi yang sedang dan sudah tergali adalah perpaduan wisata religi dengan sektor pertanian. Wisata religi yang ada di dusun ini adalah Pura Pathirtan Taman Pasupati dan dipadukan dengan sector Pertanian berupa wisata petik jeruk.

Sebagai salah satu Pura umat Hindu yang ada di desa Sukodadi, Pura ini sering digunakan dan mengadakan kegiatan upacara besar keagamaan sehingga pada saat-saat tertentu banyak sekali umat Hindu yang datang melakukan upacara di Pura ini.

Datangnya berbagai umat Hindu dari berbagai daerah ini bisa dikatakan sebagai peluang usaha bagi petani sekitar dikarenakan lokasi Pura ini dikelilingi oleh lahan pertanian milik petani.

Petani yang tergabung dalam kelompok tani Seger 4 ini sudah menanam tanaman buah jeruk. Lahan petani yang dimiliki kurang lebih 10 Ha dimana 2,5 sudah siap dipanen dengan 6 jenis varietas yang ditanam dan selebihnya masih ada 7,5 lahan dengan usia tanaman jeruk 2 tahun.

Melihat potensi ini, Poktan Seger 4 memanfaatkannya dengan membuka wisata petik jeruk, Kamis (10/6) dan dibuka langsung oleh Camat Wagir Hendra Tj beserta staf kecamatan, kapolsek, Danramil Wagir, Perangkat desa Sukodadi, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang dan Balai penyuluhan Pertanaian (BPP) Wagir dan anggota kelompok tani serta masyarakat sekitar

Camat Wagir, Hendra Tj menyampaikan kebanggaannya kepada semua petani yang ada di dusun Jengglong karena dapat mandiri dalam mengembangkan potensi pertanian yang ada di dusunnya.

"Dengan adanya perpaduan dengan wisata religi ini juga dapat mengembangkan kearifan lokal yang ada serta tetap menjaga persatuan dan kebersamaan dalam perbedaan," tuturnya. 

Bahkan bila konsep wisata ini dikembangkan secara terintegrasi maka tidak mungkin akan muncul muncul wisata baru yang secara tidak langsung juga dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan keluarganya.

Kasie Produksi dan Hortikultura Ina Khairunnisa yang hadir mewakili Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang, sangat menyambut baik adanya wisata petik jeruk di desa Sukodadi ini.

"Selain dapat menambah tempat wisata pertanian yang ada di kabupaten Malang juga dapat menjadi kebanggaan dari DTPHP sendiri yang dapat menciptakan unggulan di sektor hortikultura khususnya buah jeruk," jelasnya. 

Agar lebih baik, Ina menuturkan dalam dalam pengelolaannya ke depan, Poktan dapat melakukan kerjasama dengan BalitJestro yang ada di kota Batu. "Dimana Balitjestro merupakan salai satu Balai teknologi pertanian yang konsisten memberikan pendampingan budidaya tanaman jeruk salah satunya yang dimiliki oleh Kementrian Pertanian dan berada di Kota Batu," tambahnya. 

DTPHP Kabupaten Malang bisa memfasilitasi guna petani mendapatkan ilmu tentang budidaya tanaman jeruk yang baik bahkan dapat pula untuk memperoleh bibit tanaman jeruk yang berkualitas. "Petani dapat juga mengajukan permohonan bantuan ke DTPHP tetapi melalui musrenbangcam dimana bantuannya langsung dari APBN," jelasnya. 

Setelah resmi dibuka dan dilakukan panen jeruk bersama sama, dilakukan pertemuan singkat antara petani kelompok tani Seger 4 dengan seluruh stakeholder dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) kecamatan Wagir.

Pramudyanto selaku POPT menyarankan untuk pemupukan lebih lanjut dapat menggunakan pupuk organik yang dibuat sendiri serta melatih petani untuk dapat berwirausaha.

Selanjutnya Teguh Wibowo (Mantri Tani) dan Gunawan selaku Penyuluh Wilbin mengingatkan petani untuk lebih aktif dalam setiap kegiatan dikarenakan dalam setiap pertemuan selalu ada materi yang baru dan dibutuhkan oleh petani. Dan penyuluh juga siap mendampingi kegiatan serta pertemuan yang dilakukan oleh kelompok tani Seger 4.

Reporter : Ferly P Tambunan
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018