Tuesday, 03 August 2021


Lewat PKL, Mahasiswa Polbangtan Manokwari Gali Potensi Diri

21 Jul 2021, 20:02 WIBEditor : Gesha

PKL ala Polbangtan Manokwari | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Manokwari ---  Sebagai aplikasi Kampus Merdeka, Merdeka Belajar, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari terus meningkatkan kreatifitas dan inovasi generasi milenial dengan menerjunkan mahasiswa di lapangan melalui praktek kerja lapang (PKL) untuk memajukan sektor pertanian.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), mendukung hal tersebut. Menurutnya, peran pemuda untuk menggenjot ketersediaan pangan memang sangat dibutuhkan. Khususnya, di tengah pandemi Covid-19. 

"Pandemi Covid-19 tidak serta membuat kegiatan  pertanian  berhenti. Aktivitas pertanian harus berlanjut. Pertanian sebagai gerbang terdepan penyedia stok pangan nasional tetap semangat berproduksi," tutur Mentan SYL.

Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, menjelaskan pertanian adalah sektor yang menjanjikan. Terbukti banyak pemuda-pemuda terdidik saat ini yang menjadi pelopor dalam usaha pertanian. 

Menurutnya, Ini adalah contoh nyata bahwa pertanian tidak identik dengan kotor dan kemiskinan, apalagi ditunjang dengan mekanisasi dan inovasi pertanian yang menjadikan pertanian menjadi lebih modern dan menjanjikan. 

"Salah satu ajang untuk menggali potensi serta kemampuan diri, generasi muda harus turun praktek di lapangan. Terapkan ilmu, pengetahuan terkait budidaya, teknologi serta mekanisasi," tegas Dedi.

Setelah 3 bulan melaksanakan praktek kerja Lapangan (PKL) untuk meningkatkan peran Mahasiswa sebagai generasi milenial dalam sektor pertanian, Polbangtan Manokwari melakukan penarikan pada mahasiswa yang telah mengikuti PKL diberbagai unit perusahaan maupun dibeberapa Balai Penyuluhan Pertanian.

Sebanyak 123 mahasiswa PKL I dan 103 mahasiswa PKL II yang ditarik secara bertahap sesuai prosedur pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 

Dalam proses penjemputan mahasiswa Polbangtan manokwari mempersiapkan surat rekomendasi perjalanan yang didapat dari satuan tugas Covid-19  Manokwari.

Susan Carolina Labatar, Wakil Direktur III bidang Kemahasiswaan dan Alumni, menyampaikan bahwa penarikan mahasiswa berlangsung pada 17-21 juli 2021.  

"Pelaksanaan PKL I yang dilakukan oleh mahasiswa semester 4 bertujuan untuk menanamkan sikap mandiri mahasiswa dalam berwirausaha, meningkatkan pengetahuan mahasiswa dalam menganalisis permasalahan serta merumuskan pemecahannya pada unit usaha agribisnis, intinya mahasiswa magang Agribisnis di Dunia usaha Dunia Industri (DUDI),” kata Susan.

“Sedangkan PKL II yang dilakukan oleh mahasiswa semester 6 lebih khusus untuk mengidentifikasi potensi, menyusun program  penyuluhan pertanian, merancang penyuluhan sesuai dengan potensi dan permasalan yg dihadapi petani atau peternak di lapangan, dan lebih terpusat di BPP (Kostratani)" tambahnya.

Susan Carolina Labatar juga berharap mahasiswa bisa ikut serta secara dalam pendampingan program khusus Kementan seperti Sikomandan, Upsus Pajale, serta membantu pelatihan drone dan kegiatan lainnya dalam rangka peningkatan produktivitas petani.

Reporter : Nsd
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018