Wednesday, 01 December 2021


Mentan SYL: Melalui Pertanian, Milenial Papua Bangkit

15 Nov 2021, 11:24 WIBEditor : Gesha

Pelatihan Teknis Petani Milenial Papua dan Papua Barat | Sumber Foto:BPPSDMP

TABLOIDSINARTANI.COM, Papua --- Penguatan kapasitas SDM pertanian di wilayah Papua dan Papua Barat digencarkan oleh Kementerian Pertanian. Melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementan melaksanakan pelatihan bagi petani milenial di Papua dan Papua Barat. 

"Jika kita semua bergerak, maka ketersediaan pangan akan bisa dipenuhi. Namun, kita berharap petani milenial bisa menjadi yang terdepan dalam hal itu. Papua punya bumi yang subur, manfaatkan itu untuk pertanian”, sebut Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo ketika membuka "Pelatihan Bagi Petani Milenial di Papua Dan Papua Barat Mendukung Ketersediaan Pangan", Senin (15/11).

Mentan SYL juga menitipkan kepada Gubernur dan Kepala Daerah di Papua dan Papua Barat beserta jajaran untuk lebih memperhatikan Petani Milenial. Bahkan menyebut, pelatihan ini adalah upaya  ‘connecting’ menjadi anak negeri dan pejuang. Bahkan ditargetkan dalam jangka satu bulan, agenda ‘mixing’, dilakukan bersama dan mulai tunjukan hasilnya. Semua pihak pun harus perhatikan anak-anak milenial yang kini menjadi anak-anak Kementan untuk membangun pertanian Papua dan Papua Barat. 

“Ini anak-anak saya dan tidak boleh gagal. Ini momentum untuk connecting dan selanjutnya adalah mixing dengan program pertanian lainnya. Kalian pejuang kemanusiaan, kalau mau bangun Papua olah pertaniannya, kalian bertanilah dan bangun pertaniannya di tanah Papua ini. Tugas kalian buktikan itu”, tegasnya.

Sementara Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, menjelaskan jika pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi (pengetahuan, keterampilan / keahlian dan sikap) petani milenial. "Khususnya untuk meningkatkan kompetensi petani milenial Papua dan Papua Barat dalam mendukung ketersediaan pangan," katanya.

Kegiatan yang dilaksanakan untuk mendukung ketersediaan pangan ini, melibatkan 20 Kabupaten/Kota di Papua dan 18 Kabupaten/Kota di Papua Barat, dengan jumlah peserta lebih dari 1.200 orang. Di Provinsi Papua, pelatihan dilangsungkan di BPTP Papua, BLP Sentani, BPP Sidori, Dishut Biak, Ditan Merauke, Distan Nabire, Polbangtan Merauke, BPP Semangga, Balai Kampung Domande, Diperta, SMK Eca, dan Diperta Yapen. Sementara di Papua Barat, pelatihan dipusatkan di Polbangtan Manokwari, Dinas Pertanian Kab. Pegaf, Dinas Pertanian Kab. Telbin, Dinas Pertanian Kab. Sorong, Dinas Pertanian Kab. Fakfak dan Dinas Pertanian Kab. Tambrauw.

 

Dedi menambahkan, pelatihan ini dilaksanakan dengan metode On the Job Training (OJT). "Yaitu, metode pelatihan yang mengajarkan pengetahuan, keterampilan, kompetensi yang diperlukan oleh penyuluh dan petani langsung di lokasi usaha tani," jelasnya.

Pelatihan teknis ini akan digelar mulai 15 November hingga 23 November mendatang. Adapun materi yang akan disampaikan dalam pelatihan ini antara lain On Farm, Off Farm, Teknologi Pertanian, dan Ekspor, yang disesuaikan dengan kebutuhan dari peserta. Selain itu ada juga mengenai  budidaya, dan kredit usaha rakyat (KUR) agar mereka bisa mengembangkan usahanya dengan bantuan KUR. 

"Materi-materi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi para petani milenial dalam mendesain dan mempromosikan produk unggulan yang dimilikinya. Sehingga mampu bersaing dan berkembang di masa yang akan datang," katanya. Dedi menambahkan, materi akan disampaikan oleh fasilitator yang kompeten di bidangnya, baik dari Widyaiswara,Dosen, Penyuluh, dan Praktisi.

Adanya pelatihan ini, Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar mengapresiasi dan menyatakan momentum ini akan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh milenial di Papua dan Papua Barat. "Kami akan mendorong milenial Papua dan Papua Barat untuk bisnis pertanian terutama dalam komoditas ekspor seperti kopi. Saya optimis, 1.200 milenial yang bergabung dalam pelatihan ini dapat menjadi petani yang sukses baik on farm maupun off farm, " tambahnya. 

Reporter : Cha
Sumber : BPPSDMP
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018