Wednesday, 21 October 2026


Inilah Target Geliat Penyuluhan di Tahun 2022

21 Dec 2021, 14:58 WIBEditor : Gesha

Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi bersama penyuluh pertanian

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) terus meningkatkan peranan penyuluh untuk menghasilkan SDM Pertanian yang Maju, Mandiri dan Modern melalui berbagai upaya penyuluhan.

"Tentu saja kita meneruskan Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani), berupa fasilitasi kelembagaan penyuluhan, kelembagaan tani dan ekonomi petani. Termasuk Fasilitasi Intensif Kinerja Penyuluh," beber Kepala BPPSDMP, Prof. Dedi Nursyamsi dalam dalam Focus Group Disscusion (FGD) "Geliat Penyuluhan Pertanian di Tahun 2022" yang digelar Tabloid Sinar Tani, Selasa (21/12). 

Dirinya menambahkan, ditargetkan ada 5,782 BPP yang akan ditingkatkan statusnya menjadi Kostratani di tahun 2022 mendatang, termasuk di Papua dan Papua Barat. "BPP Kostratani percontohan sudah ada di 24 titik," imbuhnya. Seperti diketahui, Kostratani adalah gerakan pembaharuan pembangunan pertanian kecamatan melalui optimasi tugas, fungsi dan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dalam mewujudkan keberhasilan pembangunan pertanian. Kostratani mempunyai 5 (lima) peran, salah satunya sebagai “pusat pembelajaran” melalui percontohan, bimbingan teknis, kursus tani/pelatihan, fasilitasi pembelajaran, penyediaan materi dan metode pembelajaran, pemanfaatan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).

Penguatan kinerja admin SIMLUH melalui pemberian honor bagi 514 BPP dan 5782 BPP, termasuk penguatan kinerja penyuluh pertanian melalui BOP dan Honorarium THL TBPP sebanyak 38.434 orang juga masuk dalam perencanaan dan fokus penyuluhan di tahun 2022 mendatang.

Lebih lanjut, Prof Dedi menyampaikan, peran penyuluh sebagai transfer of technology juga terus didorong melalui percontohan penerapan teknologi pertanian terus didampingi oleh penyuluh. Di tahun 2022, ditargetkan petani yang menerapkan teknologi mencapai 80 persen dan percontohan penerapan teknologi akan dilakukan BPPSDMP bagi 1020 kelompok.

Kapasitas petani di lokasi irigasi melalui program IPDMIP dan SIMURP juga kembali menjadi target di tahun 2022. Tak hanya berupa meningkat kelembagaannya tetapi juga terjadi peningkatan produktivitas dan layanan penyuluhannya. Bahkan peningkatan akses serta pemanfaatan layanan jasa keuangan serta penerapan climate smart agriculture. Ditargetkan kelembagaan petani yang meningkat kapasitasnya mencapai 20 persen.

Lebih lanjut Prof Dedi menerangkan, fasilitasi IPDMIP untuk peningkatan kapasitas petani di tahun 2022 ditargetkan bagi 4.095 poktan. Sedangkan untuk SIMURP, ditargetkan bagi 1800 poktan

Dalam program super prioritas (food estate), pengawalan dan pendampingan korporasi di lokasi FE terus digenjot. Setidaknya ada 3 kabupaten lokasi FE antara lain Kalteng, Humbahas dan Sumba Tengah dengan komoditas yang berbeda-beda.  Selain Food estate, di tahun 2022 ditargetkan 230 kabupaten menjadi sentra pangan dan 106 kabupaten menjadi lokasi program hibah luar negeri seperti IPDMIP, SIMURP, YESS dan lainnya. 

Reporter : NATTASYA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018