Monday, 23 May 2022


Kualitas Penyuluh Diperkuat, Menembak Program Utama Kementan 2022

24 Jan 2022, 13:25 WIBEditor : Gesha

Penyuluh pertanian | Sumber Foto:dok.sinta

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Program utama Kementerian Pertanian tentunya harus mendapatkan dukungan berupa agenda intelektual agar lebih maksimal. Upaya ini juga didukung dengan SDM yang berkualitas, salah satunya dengan memperkuat penyuluh pertanian.

Sektor pertanian harus melakukan perubahan yang lebih baik dalam meningkatkan produksi pangan. Pasalnya, masalah pertanian dan paradigma-paradigma pertanian sudah bergeser dan harus menemukan cara-cara baru. Karenanya, sektor pertanian memiliki agenda mindset dengan akademik intelektual sesuai tantangan era dan yang harus terjadi. Disinilah sumberdaya manusia terus ditantang untuk bisa memainkan peranannya dengan lebih kuat.

“Setiap program pembangunan pertanian harus diawali peningkatan agenda intelektual SDM Pertanian yang terdiri dari penyuluh, petani p4s petani milenial di seluruh pelosok Tanah Air, " sebut Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Prof Dedi Nursyamsi dalam Rapat Kerja Penyuluhan Pertanian Nasional Tahun 2022, yang digelar Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan), Kamis (20/01).

Prof Dedi menekankan, SDM Pertanian inilah penembak jitu pembangunan pertanian, termasuk introduksi teknologi dan inovasinya. Terutama penyuluh pertanian yang menjadi jembatan antara penghasil teknologi dengan petani sebagai pengguna teknologi. “Karena itu program penyuluhan strategis untuk peningkatan produktivitas serta implementasi teknologi kepada petani,” tegasnya.

Tak hanya dalam penyebarluasan informasi dan teknologi, peran penting penyuluh adalah proses perubahan perilaku, pendidikan, dan proses rekayasa sosial. Dimana berhubungan dengan keterampilan dan sikap mental petani yang membuat mereka menjadi tahu, mau, dan mampu melakukan perubahan untuk usaha tani mereka. Termasuk mampu berswadaya dalam upaya peningkatan produksi hingga bisa menciptakan perubahan perilaku dari petani desa, terutama peningkatan kesejahteraan.

Dirinya menekankan tugas penyuluh pertanian adalah melahirkan SDM pertanian yang profesional berjiwa usaha agar mampu meningkatkan kualitas, kontinuitas dan efisiensi untuk tercapai tujuan pertanian. “Pengembangan SDM pertanian berperan penting untuk mendukung terwujudnya sumber daya manusia pertanian yang professional, mandiri, berdaya saing dan berjiwa wirausaha,” tegasnya.

Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Bustanul Arifin Caya selalu menegaskan bahwa Penyuluh memiliki peran yang strategis dalam pembangunan pertanian, karena mereka adalah garda terdepan sekaligus mata dan telinga Kementerian Pertanian dan program-program strategis di sektor pertanian sangat berkaitan dengan penyuluh.

Mulai dari Fasilitasi Kelembagaan Penyuluhan, Kelembagaan Tani dan Ekonomi Petani, penumbuhan dan penguatan P4S Percontohan penerapan Teknologi Pertanian dan Pertanian Presisi, Peningkatan kapasitas Petani di Lokasi Irigasi, Pengawalan dan pendampingan Korporasi di Lokasi FE, bahkan Penerapan Climate Smart Agriculture.

Karenanya, peningkatan kualitas penyuluh dilakukan Pusluhtan melalui berbagai metode. Mulai dari Bimbingan Teknis (Bimtek), pelatihan-pelatihan intensif dan tematik seperti pelatihan kewirausahan, pelatihan kompos, bahkan literasi keuangan.

Penyuluh pun mengintegrasikan segala pelatihan dan peningkatan kapasitasnya kepada petani melalui berbagai cara, salah satunya Sekolah Lapang (SL). Sehingga diharapkan, semakin meningkat petani yang menerapkan teknologi, kapasitas kelembagaan penyuluh semakin meningkat bahkan kemampuan secara individu pun semakin meningkat.

 

 

 

 

 

 

 

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018