Pelatihan Petugas Updating BPS
TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Pelatihan Petugas Updating Direktori Perusahaan Pertanian (DPP) dan Direktori Usaha Pertanian Lainnya (DUTL) Tahun 2022 digelar serentak di seluruh Provinsi se-Indonesia, terkhusus di DKI Jakarta. Sebanyak 30 calon petugas Updating Se-DKI Jakarta mengikuti Pelatihan yang diadakan di Hotel Yuan Garden Pasar Baru, Sawah Besar Jakarta Pusat dari tanggal 27-29 Mei 2022.
Petugas Updating terdiri dari Petugas Cacah Lapangan (PCL), Petugas Monitoring Lapangan (PML) dan Supervisor. Rencananya akan memulai kegiatan updating pada bulan Juni-Juli 2022 dimasing-masing wilayah pencacahan.
Sementara itu himbauan kepada perusahaan/usaha sektor pertanian dapat berperan aktif dan membantu Badan Pusat Statisitik (BPS) demi kelancaran para petugas di lapangan. Tidak mempersulit para petugas dalam meng update kondisi dan karakteristik terkini perusahaan/ usaha. Suksesnya updating juga atas peran serta seluruh stakeholder sehingga harapannya kegiatan sensus Pertanian Tahun 2023 (ST2023) ditahun depan dapat berjalan lancar.
Sedangkan ST2023 dilakukan setiap sepuluh tahun sekali yaitu pada tahun yang berakhiran 3 (tiga) dan tahun 2023 merupakan sensus pertanian ketujuh. Undang-Undang Nomor 16 tahun 1997, penyelenggaraan Sensus Pertanian menjadi tugas dan tanggung jawab BPS.
Perusahaan/usaha akan didatangin petugas dengan menawarkan pilihan moda dalam menjawab isian pertanyaan dengan metode CAPI (Computer Assisted Personal Interview), CAWI (Computer Assisted Web Interviewing), dan PAPI (Papper Assisted Personal Interviewing), ini adalah langkah terobosan Badan Pusat Statistik agar responden terlayani dengan tools yang mudah.
Metode Wawancara CAPI dilakukan dengan bantuan device portable (tablet/smartphone) dengan metode BYOD (Bring Your Own Device), artinya perangkat yang digunakan untuk kegiatan pencacahan disediakan sendiri oleh petugas. Dengan metode CAWI responden dapat melakukan pengisian mandiri mengenai informasi dan keterangan perusahaan/usahanya melalui website survey.bps.go.id.
Informasi mengenai informasi login dan tatacara pengisian moda CAWI akan dikirimkan melalui broadcast email atau Whatsapp atau menggunakan media lainnya ke contact person perusahaan/unit usaha. Dengan diperkenalkannya metode CAPI, petugas diharapkan mampu untuk beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi, termasuk mampu beradaptasi dengan penggunaan gadget yang akan digunakan untuk pendataan.
Adapaun manfaat updating dapat mengetahui penyebaran perusahaan pertanian dan UTL menurut sub sektor, menghasilkan direktori perusahaan pertanian dan UTL dan diharapkan Hasil Updating DPP ST2023 dapat memperoleh direktori yang lengkap dan terkini dari perusahaan pertanian di DKI Jakarta, sebagai Dasar Pencacahan Lengkap pada Sensus Pertanian Tahun 2023 (ST2023).
Adapun tujuan kegiatan memperbarui direktori perusahaan pertanian (DPP) agar lengkap, akurat, dan terpercaya sesuai dengan keadaan terkini; Memperbarui direktori usaha pertanian lainnya (DUTL) agar lengkap, akurat, dan terpercaya sesuai dengan keadaan terkini. Menghasilkan prelist direktori untuk Sensus Pertanian pada tahun 2023 dengan cakupan 6 subsektor:Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, Peternakan, Perikanan, dan Kehutanan.
Kegiatan Budidaya tanaman, yaitu: padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan, tanaman hias, dan tanaman obat), perkebunan, kehutananPemeliharaan ternak/ungags Budidaya dan penangkapan ikanPerburuan, penangkapan, atau penangkaran satwa liar dan pemungutan hasil hutan Jasa pertanian.
DPP adalah Perusahaan pertanian yang dicakup adalah seluruh perusahaan pertanian berbadan hukum/usaha;sedangkanUTL yang dicakup adalah usaha pertanian yang dilakukan bukan oleh perusahaan pertanian berbadan hukum/usaha maupun rumah tangga, seperti pesantren, seminari, barak militer, dll.
Perusahaan Pertanian berbadan hukum adalah setiap bentuk usaha yang menjalankan jenis usaha di sektor pertanian yang bersifat tetap, terus menerus, yang didirikan dengan tujuan memperoleh laba yang pendirian perusahaan dilindungi hukum atau ijin dari instansi yang berwenang minimal pada tingkat kabupaten/kota, untuk setiap tahapan budidaya pertanian seperti pemupukan, pemeliharaan, dan pemanenan (Sumber: ST01055.00.02,
Peraturan BPS Nomor 4 Tahun 2021 tentang SDSN).Usaha Pertanian Lainnya (UTL) adalah usaha pertanian oleh bukan perorangan maupun bukan perusahaan pertanian yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan (sosial/ekonomi/sumberdaya) dan keakraban untuk meningkatkan produktivitas usaha tani dan kesejahteraan anggotanya dalam mengusahakan lahan usaha tani secara bersama-sama pada satu hamparan atau kawasan tertentu.
Contoh bentuk entitasnya adalah pondok pesantren, lembaga pemasyarakatan, kantor pemerintah/swasta, komplek TNI, kelompok tani, dan lainnya. (Sumber: Peraturan BPS Nomor 4 Tahun 2021 tentang SDSN). Kegiatan Usaha Perusahaan Dan Usaha Pertanian Lainnya Meliputi Budidaya Dan/Atau Pembibitan.
Sedangkan Kelompok Tani (Poktan) adalah kumpulan petani yang mempunyai kesamaan kepentingan dalam memanfaatkan sumberdaya pertanian untuk bekerjasama meningkatkan produktivitas usaha tani dan kesejahteraan anggotanya dalam mengusahakan lahan usaha tani secara bersama pada satu hamparan atau kawasan, yang dikukuhkan oleh Bupati/Walikota atau pejabat yang ditunjuk. (Sumber: Kode ST00794.02.00, Peraturan BPS Nomor 4 Tahun 2021 tentang SDSN). Kelompok Tani Yang Dicakup Adalah Kelompok Yang Usahanya Merupakan Usaha Bersama, Satu Pembukuan, Dan Satu Pintu Penjualan.
Walaupun DKI Jakarta secara ekonomis bukan potensi di sektor pertanian, namun demikian, Jakarta masih menyumbangkan nilai ekonomis dari aktifitas kantor pusat, kantor induk perusahaan yang bergerak di sektor pertanian, dan juga kegiatan urbanfarming masyarakat perkotaan terutama setelah maraknya 5 tahun terakhir bermunculan RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) dimana banyak lahan-lahan sekitaran RPTRA dimanfaatkan oleh kelompok masyarakat untuk kegiatan pertanian dalam arti luas.
Begitu juga semenjak COvid-19 melanda tidak sedikit masyarakat perkotaan memilih untuk mengembangkan dan mengisi waktu luang untuk kegiatan pertanian. Begitu juga potensi di aktivitas Perikanan, dan sawah yang tersebar dipinggiran Jakarta.