
Apresiasi pengelolaan P4S di Malang
TABLOIDSINARTANI.COM, Malang ---Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadayaa (P4S) merupakan pusat pembelajaran dari petani untuk petani dan memegang peranan penting dalam pembangunan pertanian. Untuk meningkatkan level P4S di era 4.0, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan memberikan apresiasi kepada Pengelola P4S di Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan apresiasi pengelola P4S sekaligus Focus Group Discussion (FGD) bertujuan agar permagangan yang dilaksanakan di P4S berbasis SKNNI. Pentingnya berbasis SKKNI ini agar setelah melaksanakan pelatihan atau magang di P4S, peserta bisa langsung mengikuti uji kompetensi sesuai dengan kurikulum pembelajaran di masing-masing P4S.
Melalui apresiasi dan FGD ini juga sekaligus menyatukan tujuan pengembangan P4S di Jawa Timur dengan meningkatkan profesionalisme kompetensi, baik pengelola maupun peserta yang magang serta penyiapan modul pelatihan sesuai komoditas P4S yang mengarah berbasis hybrid.
Bahkan di tengah isu era 4.0 menuju 5.0 yang tidak lepas dari infomasi dan teknologi (IT), P4S juga melaunching website P4S Provinsi Jawa Timur. Menariknya terdapat TV P4S yang dibuat seperti Bertani On Cloud (BOC) sehingga masyarakat tani juga bisa belajar secara langsung seperti ketika mengikuti BOC Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan).
Bertempat di P4S Bumiaji Sejahtera Kota Batu, kegiatan dihadiri secara langsung Kepala BBPP Ketindan, Sumardi Noor selaku Pembina FK P4S Provinsi Jawa Timur, Fungsional Ketenagaan dan Kelembagaan Puslatan Dyah Margani Utami, Kepala BBPP Batu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Perkebunan Kabupaten Kediri, FK P4S Jawa Timur.
Selain launching website dan FGD, agenda kegiatan pertemuan ini juga sekaligus mengukuhkan FK P4S Kota Batu, penyerahan secara simbolis bantuan penguatan kelembagaan P4S Jawa Timur. Selain itu, penyampaian calon penerima bantuan sarana pembelajaran untuk penguatan kelembagaan P4S tahun 2022 serta pengumuman calon P4S Berprestasi Nasional yang jatuh kepada P4S Hikmah Farm Kediri.
Sumardi Noor, selaku Pembina P4S di wilayah Jatim BBPP Ketindan mengharapkan dengan adanya kegiatan Apresiai Pengelola P4S dan FGD ini tercipta suatu bentuk pembinaan, pendampingan yang sinergi untuk menyukseskan program-program yang telah direncanakan, terutama mendukung program-program dari Kementerian Pertanian.
Rencana tindak lanjut dari kegiatan ini seperti yang diungkapkan oleh Ismail Fahmi selaku pengurus inti FK P4S Provinsi Jawa Timur, bahwa seluruh P4S harus mempunyai sertifikat kompetensi. “Kedepan kami harus mempunyai kurikulum yang terstandar SKKNI dan setiap P4S wajib membuat modul-modul pelatihan secara digital yang bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat tani atau pemagang,” katanya.
Sementara itu, untuk mewujudkan kedaulatan diperlukan dukungan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menegaskan,` pengembangan SDM Pertanian diarahkan pada peningkatan pengetahuan, keterampilan dan sikap untuk membentuk kepribadian yang mandiri bagi SDM pertanian khususnya petani.
“Kunci keberhasilan utama dari pembangunan pertanian bukanlah bantuan sarana prasarana seperti pupuk, benih , maupun alsintan dan lain lain, akan tetapi yang terutama keberhasilan pembangunan pertanian adalah SDM-nya," kata Mentan.