Wednesday, 10 August 2022


Mentan Harap Musrembangtan Nasional 2022 Hasilkan Perencanaan Extraordinary

29 Jun 2022, 16:12 WIBEditor : Herman

Mentan Syahrul Yasin Limpo Memberi Arahan Dalam Musrembangtan Nasional 2022 | Sumber Foto:humas Kementan

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Kementerian Pertanian menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Pertanian Nasional (Musrembangtan Nasional) 2022. Kegiatan yang merupakan rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional menjadi momen untuk memperbaiki perencanaan yang akan ditetapkan dalam rencana kerja Kementerian Pertanian 2023.   

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Pertanian Nasional (Musrembangtan Nasional) 2022 digelar, Rabu (29/6)  secara  hybrid yang diikuti 400 peserta offline dan lebih dari 1000 peserta online. Dalam laporanya, Sekretaris Jendral Kementeraian Pertanian Kasdi Subagyono menyampaikan  Musrembangtan Nasional 2022 sebagai rangkaian proses penyusunan perencanaan program kegiatan dan anggaran tahun 2023.

“Rangkaian agenda sebelumnya adalah membahas dan menyepakati satu kesepakatan Rakortek Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian PPN/Bappenas dan akan ditetapkan dalam Renja Kementerian Pertanian,” ungkapnya dalam Musrembangtan Nasional 2022 .

Selain itu Kasdi Subagyono menambahkan Musrembangtan Nasional 2022 dengan tema Memperkuat Pertanian Maju, Mandiri dan Modern dalam Menghadapi Perubahan Iklim dan Akselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional ini dapat menghasilkan target produksi dan kegiatan prioritas Eselon 1 lingkup Kementerian Pertanian yang akan dilaksanakan di masing-masing Provinsi, langkah percepatan peningkatan produksi komoditas pertanian, serta singkronisasi pusat dan daerah untuk mempertajam program kegiatan mendukung kegiatan produktifitas, produksi transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Sementara itu dalam arahannya Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menyampaikan bahwa saat ini keadaan sudah pada posisi yang tidak biasa, karena itu diperlukan kinerja yang lebih dari biasanya.  

“Pada Musrembang ini kita hadirkan komitmen nurani kita, komitmen emosional kebangsan, keberpihakan pada Rakyat, Bangsa dan Negara melebihi kapasitas yang ada,” ungkapnya.

Mentan mengharapkan jajaran Kementerian Pertanian harus extra ordinary dalam membuat perencanaan yang cermat dalam mengindentifikasi permasalahan. Ada tiga permasalahan yang dihadapi dan menyebabkan krisis pangan dunia 

Mulai dari Covid yang belum selesai,perubahan iklim yang makin ekstrim dan makin sulit diprediksi dan tensi geopolitik antara Rusia dan Ukraina yang berpengaruh pada ketahanan pangan dan energi.  

“Dunia tidak lagi baik-baik saja, belum selesai masalah covid kita dihadapkan pada climate change yang menyebabkan pertanaman dan budidaya hancur.  Dan yang ketiga ada perang Rusia – Ukraina. Karena itu perlu kita pahami kita tidak dalam kondisi biasa,” ujarnya.

 

Mentan menyampaikan strategi dalam menghadapi krisis pangan yang pertama Peningkatan kapasitas produksi pangan. Meningkatan produksi subsitusi impor, dimana dari 12 komoditas pangan pokok masih ada 4 komoditas yang impor seperti kedelai, bawang putih, daging sapi, dan gula konsumsi. Dan strategi lain ialah meningkatakn kualitas dan kontinuitas produk untuk ekspor

Selain itu Mentan Syahrul Yasin Limpo juga menyampaikan eskalasi pengembangan bisnis pertanian, ada 5 hal yang dititipkan Mentan kepada para peserta Musrembangtan Nasional 2022 diantaranya mendorong terbuka dan terciptanya bisnis pertnain, mendukung Wiraswasta muda dibidang pertanian, melakukan pendampingan bagi usaha-usaha pertanian untuk eksport dan usaha menengah dan besar 

Melakukan pelatihan-pelatihan dan bantuan untuk pengembangan usaha-usaha pertanian digital, dan melindungi produk dan usaha pertanian nasional. 

“Tolong dekatkan penyuluh pertanian ke Kementerian Pertanian, saatnya kopasus-kopasus kita hidupkan kembali. Tidak mengambil alih, karena akan merubah undang-undang tetapi mereleksasi mereka untuk mereka dekat sama kita sehinga pengawalan program dan konsepsi berjalan dengan baik,” pesanya.

Reporter : Eko
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018