Rabu, 28 September 2022


Nahkoda Baru DPD Perhiptani Kabupaten Batang

13 Sep 2022, 10:54 WIBEditor : Herman

Pengurus Baru DPD Perhiptani Kabupaten Batang | Sumber Foto:Djoko W

TABLOIDSINARTANI.COM, Batang ---- Setelah menanti 3 bulan, akhirnya kepengurusan DPD Perhiptani Kabupaten Batang periode tahun 2022 – 2027  resmi dilantik. Pelantikan yang dilakukan Ketua DPW Perhiptani Provinsi Jawa Tengah Warsana SP, MSi, berlangsung di Tirta Asri, Limpung, Batang.

Dalam sambutannya, Warsana mengatakan Penyuluh Pertanian sebagai agen inovasi baru pembangunan pertanian harus senantiasa siap menerima dan terlibat dalam kemajuan-kemajuan yang terjadi pada dunia pertanian.

“Secara pribadi maupun kelembagaan penyuluh pertanian harus selalu meningkatkan kapabilitas dan profesionalitasnya. Dalam hal ini DPW Perhiptani Jawa Tengah selalu berada disamping anggotanya untuk meraih kedua hal tersebut,” tambahnya.

Lebih lanjut Warsana mengatakan dengan berbagai seminar dan webinar, pertemuan teknis, sertifikasi penyuluh serta penguatan organisasi Perhiptani yang dilakukan DPW Bersama DPD-DPD se Jawa Tengah, akan meningkatkan kemampuan dan menjaga jiwa corsa penyuluh pertanian.

Baru-baru ini DPW Perhiptani Jawa Tengah juga telah memberi masukkan dengan bersurat kepada Kepala BP2SDMP Kementerian Pertanian RI, tentang permohonan peninjauan kembali besaran BOP bagi Penyuluh Pertanian.

Bahwa BOP yang sebesar Rp 320.000,- per bulan tersebut sudah tidak relevan dengan keadaan sekarang, diusulkan sebesar Rp 1.000.000,- per bulan. Pemerintah senantiasa membutuhkan masukan positif dari para penyuluh pertanian agar kebijakan yang dibuat selalu relevan dengan yang terjadi di lapangan.

Pemilihan Demokratis

Kepengurusan DPD Perhiptani Kabupaten Batang telah terbentuk dalam Musda yang diselenggarakan pada bulan Juni 2022. Melalui pemilihan yang sangat demokratis, pemungutan suara berlangsung dengan alot.

Putaran pertama dan kedua menghasilkan suara yang sama untuk 4 kandidat yang dipilih. Baru pada putaran ke tiga, dengan hanya terpaut jumlah suara yang tipis, akhirnya terpilih Ariesna Pradana S,ST sebagai Ketua dibantu oleh Wakil Ketua : Eko Arif Wijayanto, SP dan Sekretaris 1 Anggi Mohamad Yusri, S.Pt Sekretaris 2 Moh. Falahuddin serta Asma Farida, SP sebagai bendahara.

Serah terima tugas pengurus lama dengan pengurus baru secara simbolis ditandai dengan serah terima pataka antara Irianto, SP sebagai ketua periode lalu kepada Aries Pradana sebagai ketua baru.

Dalam sambutannya Irianto mengatakan bahwa selama masa kepengurusannya telah dilalui dengan segala suka dan duka dinamika berorganisasi. Beberapa kegiatan yang mengesan antara lain perjuangan mengangkat nasib THL-TBPP, sumbangan bencana alam, ikut dalam penanggulangan covid-19, dan bersama pengurus baru, memperjuangkan tunjangan fungsionsl penyuluh di DPRD Kabupaten Batang.

Lebih lanjut Irianto, yang satu tahun lagi akan memasuki masa pensiun ini,  mengharapkan para pengurus periode 2022-2027 dapat berkarya lebih baik dari pada periode kepengurusannya.

Sementara itu, Ketua terpilih periode 2022-2027, Ariesna Pradana, S.St menyampaikan permintaan kerja sama dengan seluruh jajaran pengurus dan anggota dalam menjalankan roda organisasi.

Aris juga masih merangkul para seniornya, dengan membentuk Dewan Pakar, dengan harapan Dewan Pakar dapat memberikan pertimbangan dan saran demi kemajuan organisasi.

Mengingat usianya yang masih cukup muda, maka bersama rekan-rekan seprofesi, Perhiptani kabupaten Batang akan menjadi penyaluran aspirasi dan pengembangan profesi yang dinamis.  

Potensi Kabupaten Batang

Kabupaten Batang yang berada di pesisir utara Jawa Tengah, mempunyai agro ekologi yang lengkap. Karena Kabupaten Batang mempunyai pantai laut Jawa dengan bentang  pantai yang cukup panjang, sehingga mempunyai tipe pertanian dataran rendah, yang didominasi tanaman padi dan hortikultura.

Selain itu, Kabupaten Batang dengan tipe pertanian lahan dataran menengah memiliki potensi tanaman palawija (singkong dan jagung), tanaman buah-buahan serta tanaman perkebunan.

Dan daerah dataran tinggi yang ada di Kabupaten Batang juga memiliki lahan pertanian seperti teh, kopi serta sayur mayur,

“Karena itu Penyuluh Pertanian di Kabupaten Batang dituntut untuk lebih dinamis dalam melaksanakan profesinya. Mengingat petani yang didampingi memiliki karakteristik usahatani yang berbeda-beda mengikuti karakteristik daerah lokasi usahataninya,” ungkap Purwanto, dari KJF yang mewakili Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Batang.  

Purwanto juga menambahkan bahwa ditepi jalan raya Jakarta – Surabaya, pada beberapa titik di dekat Alas Roban, Batang, sejak dahulu terdapat warung-warung kecil yang menjajakan pisang tanduk. Pisang tanduk memang menjadi salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Batang.

Oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Batang, beberapa komoditas tanaman sedang dikembangkan untuk menembus pasar ekspor. Tanaman tersebut adalah edamame, pisang tanduk dan bawang merah.

Namun baru-baru ini seorang penyuluh pertanian Kabupaten Batang, Tri Makno berhasil mengembangkan berbagai varietas tanaman anggur di lahan pekarangannya.

Ditangan Tri Makno tanaman anggur di Desa Gondang, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, dapat tumbuh subur dan menghasilkan buah yang cukup baik. Sehingga menjadi daya tarik petani dan masyarakat untuk belajar disana.

Atas pendampingan para penyuluh pertanian, saat ini di Kabupaten Batang telah berkembang tanaman buah-buahan yang bernilai tinggi. Komoditas tersebut diharapkan dapat mendongkrak peningkatan pendapatan petani.

Reporter : Djoko W
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018