Rabu, 28 September 2022


Kementan Bekali Generasi Milenial Semangat Tekuni Kewirausahaan

13 Sep 2022, 20:17 WIBEditor : Gesha

Kuliah Umum di Polbangtan Bogor | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor --- Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan), Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) membekali generasi milenial di Kota Hujan untuk menekuni kewirausahaan guna menjadi agripreneur sejati. 

Masa depan sektor pertanian sangat bergantung pada generasi muda. Dengan pemikiran yang out of the box  dapat dipastikan semua proses di bidang pertanian akan lebih baik dan bisa memberikan nilai tambah. Bahkan dengan semangat kewirausahaan, sektor pertanian menjadi penyangga ekonomi yang penting bagi Indonesia. 

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam setiap kesempatan mengatakan Kementerian Pertanian (Kementan RI) terus mengajak generasi milenial untuk terjun ke sektor pertanian dan menjadi petani. Mentan meyakini usaha pertanian sangat menjanjikan karena memiliki pasar yang pasti dan menjadi basis ekonomi nasional.

Sejalan ini, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian, Prof Dedi Nursyamsi mengatakan setidaknya 2,5 juta petani milenial akan dilahirkan untuk bisa memakmurkan Indonesia. Dengan berbagai program seperti Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP), Youth Enterpreneur and Employment Support Services (YESS), dan lain-lainnya menjadi jalan Kementan untuk melahirkan milenial berjiwa enterpreneur. 

Memupuk semangat enterpreneur terus menggelora di sanubari generasi milenial hingga generasi Z Tanah Air, Pusdiktan membekali mereka dengan Kuliah Umum (Stadium Generale) Enterpreneur di Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor (Polbangtan Bogor) secara offline dan disiarkan juga online melalui kanal YouTube Pusat Pendidikan Pertanian dan Polbangtan Bogor, Selasa (13/09). 

Kepala Pusdiktan, Idha Widi Arsanti mengatakan sektor pertanian sebenarnya adalah sektor yang menarik, atraktif dan menjanjikan apabila dikelola secara tekun dan berorientasi bisnis. Karena itu, dirinya juga mengajak para generasi muda ini untuk berjuang membangun pertanian Indonesia melalui agribisnis.

Santi menambahkan, dengan audience yang luas, diharapkan mampu menggugah seluruh generasi milenial bahkan generasi Z untuk tidak perlu ragu lagi memulai langkah menjadi agripreneur karena sudah didukung berbagai pihak mulai dari pemerintah, swasta hingga dibimbing langsung oleh agripreneur yang kini sudah sukses. "Bersiaplah untuk menjadi agripreneur sukses di masa yang akan datang, " tuturnya. 

Kuliah umum ini menghadirkan seorang enterpreneur yang juga Founder dan Chairman MarkPlus Inc, Hermawan Kartadjaya yang memberikan motivasi sebagai seorang agripreneur. Dirinya memaparkan bahwa dunia kini sudah berada pada era 5.0 karenanya menjadi seorang agripreneur juga harus menjelma menjadi Agripreneur berjiwa teknologi 5.0 dimana teknologi hadir untuk mempermudah Pertanian, bukan menakut-nakuti petani. "Agro teknologi 5.0 dimana integrasi antara teknologi dengan SDM itu sendirisendiri.  Di era 5.0 ini, harus menggunakan seluruh teknologi, baik yang dihulu hingga hilir," pesannya.

Hermawan juga berpesan, ketika berusaha dan masih skala UMKM harus bisa menarik dan bergandeng tangan dengan yang sudah besar. Selama ini ia melihat banyak yang tidak mau bekerjasama dengan perusahaan besar. “Harusnya kalian nanti bisa menarik yang besar untuk bisa maju,” katanya. Pesan lain yang disampaikan kepada milenial, adalah berbisnis dengan hati dan jangan hanya menggunakan pikiran.

Sebagai tuan rumah, Direktur Polbangtan Bogor, Detia Tri Yunandar mengatakan, kuliah umum motivasi enterpreneur ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa-mahasiswi Polbangtan Bogor secara khusus dan generasi muda secara umum. Apalagi Polbangtan Bogor menjadi sekolah vokasi lingkup Kementerian Pertanian yang menghasilkan lulusan profesional, berdaya saing dan berjiwa entrepreneur di bidang pertanian.

Reporter : Ardianinda Wisda
Sumber : Polbangtan Bogor
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018