Kamis, 09 Februari 2023


P4S Kian Bertransformasi Menjadi Pembaharu Perdesaan

04 Nov 2022, 06:30 WIBEditor : Gesha

Posluhdes di tingkat desa menjadi asa untuk petani maju bersama | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Tak sekedar menjadi pusat pelatihan dan lokasi permagangan, kiprah Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) terus ditingkatkan peranannya dan bertransformasi menjadi penggerak dan pembaharu SDM Pertanian dari Perdesaan. Seperti apa?

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan), Leli Nuryati mengatakan dengan jargon baru, P4S sebagai pembaharu pedesaan, Leli berharap agar Kelembagaan pelatihan pertanian swadaya yang didirikan, dimiliki dan dikelola oleh petani untuk mempengaruhi, mengawal dan mendorong tercapainya perubahan sosial ekonomi baik secara internal maupun eksternal menuju tatanan kehidupan perdesaan yang lebih mandiri. Kelembagaan Pertanian Swadaya ini akan semakin memperluas kiprah P4S untuk meningkatkan tatanan kehidupan pedesaan agar lebih mandiri,” sebutnya.

Leli menambahkan, sebagai bagian SDM Pertanian di Perdesan, P4S diharapkan kiprahnya menjadi model penyuluhan untuk meningkatkan dan merubah perilaku petani untuk lebih baik dalam berusaha taninya dengan cara penerapan teknologi/smart farming (better farming). Termasuk mendorong petani agar berusaha tani lebih menguntungkan dengan peningkatan produktivitas, efisiensi dan penanganan pascapanen (better business).

Hingga akhirnya terjadi peningkatan skala usaha, mempeluas lapangan kerja dan mampu hidup lebih sejahtera (better living). Bahkan menjalin hubungan antar petani dengan baik dan dapat berkontribusi dalam pembangunan daerahnya (better community). Namun dalam berusaha taninya tetap menjaga kelestarian lingkungan (better environment). “Inilah yang diharapkan agar P4S dapat menerapkan pertanian yang regenerative, berkelanjutan dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan,” tuturnya.

Dalam pergerakkannya, P4S diharapkan mampu mendorong, menggerakan dan meningkatkan swadaya gotong royong serta untuk menumbuhkan kreatifitas dan aktifitas masyarakat. Termasuk mengembangkan model pembelajaran melalui percontohan usaha tani. Dengan tetap meningkatkan SDM pertanian agar bisa berpikir dinamis dan kreatif yang dapat menumbuhkan prakarsa dan swadaya masyarakat. Untuk mengembangkan ekonomi rakyat di pedesaan lewat pengembangan usaha ekonomi produktif dalam rangka peningkatan produksi, pengolahan hasil dan pemasaran hasil produksi.

Di sisi lain, berperan aktif dalam penyebar luasan informasi akses permodalan. Termasuk peran aktif dalam menjalin kemitraan usaha dan jejaring kerja sama. Menjadi pusat pembelajaran bagi petani oleh petani dan untuk petani, sebagai pusat konsultasi agribisnis. Bahkan menjadi katalisator antara pemerintah dan petani/pelaku usaha. Hingga menjadi role model/contoh bagi petani dalam hal kelembagaan tani.

Peran Komunitas Perdesaan

Lebih lanjut Leli mengatakan P4S sangat berperan penting dalam memperkuat kelembagaan penyuluhan di tingkat kecamatan dan desa dalam bentuk Community Base Agriculture Extension (CBSA). Bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), P4S sebagai penggerak pertanian mengaktifkan kembali Pos Penyuluhan Desa atau Kelurahan. Sehingga kelembagaan petani, gapoktan, bahkan Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) bisa berperan lebih lagi dari perdesaan. 

"Agar mampu bergerak lebih luwes, tentunya peran Kelembagaan Penyuluhan swasta seperti perguruan tinggi, dunia usaha dunia industri dan LSM sangat diharapkan. Termasuk semua stakeholders yang bergerak dalam pembangunan pertanian di perdesaan," tuturnya. 

Dalam komunitas ini, P4S berperan untuk menyelenggarakan pelatihan bagi kadar penggerak perdesaan, menumbuhkan, mengembangkan dan memperkuat kader penggerak perdesaan (Kader Petani dan Penyuluh Pertanian Swadaya). Termasuk berperan sebagai sentra penggerak pembaharu pertanian di pedesaan. Dan pengawalan gerakan pembaharu pertanian di perdesaan. 

Reporter : NATTASYA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018