Sabtu, 25 Mei 2024


Agen Perisai Perhiptani Luwu Utara Ikut Bimtek Program BPJamsostek

01 Des 2022, 02:28 WIBEditor : Herman

Agen Perisai Perhiptani Luwu Utara Ikut Bimbingan BPJamsostek | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Luwu Utara -- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Berikan Bimbingan Teknis kepada puluhan Agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) dari Perhiptani Kabupaten Luwu Utara.

Sebanyak 34 Agen Perisai yang merupakan Penyuluh anggota Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia )Perhiptani) dari 15 Kecamatan di Luwu Utara melaksankan Bumtek di Lantai III Soft Coffee, Masamba.

Nantinya para Agen Perisai kan bergerak mengakuisisi pekerja dari kalangan pekerja informal atau pekerja Bukan Penerima Upah (BPU), seperti petani.

Account Representatif BPJamsostek Perwakilan Luwu Utara, Samuel EH. Sinaga, mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya bimtek bagi agen Perisai adalah agar agen Perisai ini dapat memahami program Perisai BPJamsostek tersebut.

“Tujuannya agar mereka paham, sehingga ketika mereka di lapangan tahu apa yang mereka sampaikan kepada pekerja informal, atau petani, sehingga petani yang nantinya mereka daftarkan itu bisa terlindugi dalam program BPJamsostek,” jelas Samuel.

Samuel menyebutkan bahwa agen Perisai yang direkrut dari anggota Perhiptani Luwu Utara ini masih dalam tahap awal, sehingga pihaknya masih membatasi 2 – 3 orang agen Perisasi dulu dari setiap anggota Perhiptani yang ada di kecamatan.

“Jumlah agen Perisai ini, 2 sampai 3 orang dulu. Kita ingin memaksimalkan dulu pelaksanaanya di lapangan, karena ini masih langkah awal. Jadi, kita mau ambil 2 – 3 orang dulu, kita mau tahu produktif atau tidak mereka di lapangan,” jelas Samuel.

Kendati masih dibatasi 2 – 3 orang saja, namun ia tidak menampik jika program ini ternyata sangat membantu petani di Kabupaten Luwu Utara, maka pihaknya akan mempertimbangkan untuk menambah jumlah agen Perisai di tiap-tiap kecamatan.

“Jadi, nanti kalau program ini sangat membantu, maka kita bisa utamakan lagi ke depannya,” imbuhnya. Untuk diketahui, agen Perisasi ini tetap akan di-monitoring dan dievaluasi setiap tiga bulan. Yang dievaluasi adalah kinerja agen Perisai di lapangan.

Sementara itu, Ketua Perhiptani Luwu Utara, Made Sudana, mengimbau seluruh agen Perisai untuk serius membantu petani dalam memberikan perlindungan BPJamsostek. ”Kita punya peluang membantu petani dalam memberikan perlindungan,” ucap Made.

“Itu saja dulu yang kita pikirkan. Tidak usah dulu pikir insentifnya, tetapi pikirkan bagaimana kita bisa melayani petani, melindungi mereka ketika terjadi hal-hal yang tidak diminta, karena sekarang pekerjaan paling berisiko itu adalah pekerjaan petani. Ini yang belum kita sadari,” ucapnya menambahkan.

Mantan Koordinator BPP Kecamatan Tanalili ini juga mengingatkan agen Perisai untuk selalu membimbing petani, serta memberi pencerahan bahwa betapa pekerjaan petani itu memiliki risiko yang cukup tinggi, sehingga wajib bagi terlindungi BPJS Ketenagakerjaan.

“Tolong kita sampaikan ini bahwa risikonya sangat tingggi. Jelaskan juga bahwa kami datang untuk memberikan pelayanan di sektor jaminan ketenagakerjaan ketika terjadi sesuatu. Selamat bekerja teman-teman, dan tetap semangat dan jaga kekompakan,” pungkasnya.

Reporter : Suriady
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018