Thursday, 22 October 2026


Tim Matching Fund 2023 Laksanakan Magang Mahasiswa di DPMG Aceh

09 Jul 2023, 10:38 WIBEditor : Gesha

Di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Provinsi Aceh, terjadi serah terima 5 orang mahasiswa magang oleh Tim Matching Fund 2023

TABLOIDSINARTANI.COM, Aceh -- Di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Provinsi Aceh, terjadi serah terima 5 orang mahasiswa magang oleh Tim Matching Fund 2023. Tim ini terdiri dari Konsorsium Perguruan Tinggi, yaitu Universitas Samudra (Unsam), Universitas Syiah Kuala (USK), dan University Sains Malaysia (USM). Acara ini dihadiri oleh Kepala DPMG Provinsi Aceh, Dr. Ir. Zulkifli, M.Si, yang didampingi oleh Edi Fadhil, S.H, selaku Kepala Seksi Pengembangan Usaha dan Lembaga Ekonomi Gampong.

Tim Matching Fund dipimpin oleh Dr. Rini Mastuti sebagai Ketua, dan anggotanya terdiri dari Dr. Muhammad Fuad, Riezky Purnama Sari, M.Si, Fairus, M.Pd, Chairuddin, M.S dari Universitas Samudra, serta Prof. Apridar dan Dr. Rita Meutia dari Universitas Syiah Kuala. Selain itu, Prof. Dato' Dr. Aileen Tan Shau Hwai, FASc dari University Sains Malaysia juga menjadi anggota tim ini.

Kelima mahasiswa yang mengikuti program magang berasal dari Universitas Samudra, yaitu Simon Roganda T.L.G (Prodi Agribisnis), Dicky Wayus (Prodi Ekonomi Pembangunan), dan Agus Kurniawan (Prodi Matematika). Sementara itu, Ahmad Zaky (Prodi Informatika) dan Syarifah Puspa Indah (Prodi Akuntansi) berasal dari Universitas Syiah Kuala.

Program Matching Fund merupakan inisiatif luar biasa yang menghubungkan dunia akademik dengan mitra di dunia usaha, industri, lembaga pemerintah, dan lembaga swadaya masyarakat.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan daya saing industri nasional melalui kolaborasi dan sinergi antara perguruan tinggi dan mitra.

Selain itu, program ini juga merupakan langkah konkret dalam implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan fokus pada peningkatan mutu dan relevansi pendidikan tinggi, terutama melalui program magang.

Dalam program magang ini, mahasiswa memiliki kesempatan berharga selama 5 bulan untuk terlibat dalam pengalaman praktik di dunia kerja. Mereka dapat menerapkan pengetahuan teoritis yang mereka peroleh dalam situasi nyata dan bekerja di bawah bimbingan profesional.

Melalui tugas-tugas yang relevan dengan jurusan mereka, mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia kerja. Selain itu, program magang juga memungkinkan mahasiswa untuk memperluas jaringan profesional dan mengeksplorasi berbagai peluang karier.

Tahun ini, program Matching Fund 2023 fokus pada upaya pengembangan empat Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) di provinsi Aceh serta pelaksanaan program magang mahasiswa di DPMG Provinsi Aceh.

Ketua Matching Fund, Dr. Rini Mastuti, menjelaskan bahwa program magang ini bertujuan untuk memberikan pengalaman praktis, mengembangkan keterampilan, memperluas jaringan profesional, menguji minat karier, mendapatkan peluang kerja, dan meningkatkan diri.

Dr. Ir. Zulkifli, M.Si, selaku Kepala DPMG Provinsi Aceh, menyambut baik program magang ini dan menyatakan kesiapannya dalam menempatkan mahasiswa magang sesuai dengan keilmuan mereka. Sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi diyakini akan memberikan dampak positif pada pendidikan dan lulusan yang kompeten.

Prof. Apridar menyoroti pentingnya program magang mahasiswa dalam memperkuat program MBKM dan memberikan peluang bagi mahasiswa untuk mengakses pengalaman magang berkualitas di lembaga pemerintah sesuai dengan kompetensi mereka.

Edi Fadhil, S.H, berharap agar program magang ini dapat berkelanjutan dan dikembangkan secara tematik dengan menempatkan mahasiswa pada BUMDES di berbagai Kabupaten/Kota. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam penyelesaian masalah masyarakat secara langsung.

Sebagai perwakilan mahasiswa magang, Dicky Wayus mengungkapkan kegembiraan dan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh Program Matching Fund. Dia berkomitmen untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin dalam mengasah keterampilan, belajar dari pengalaman lapangan yang tidak bisa diperoleh di dalam kelas, dan mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja setelah lulus.

Reporter : Rini
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018