Thursday, 22 October 2026


Dorong Gairah Bisnis Petani Milenial, Kementan Resmikan BUPK Polbangtan Gowa-UnHas

21 Jul 2023, 10:47 WIBEditor : Gesha

Menteri Pertanian saat launching BUPK Polbangtan Gowa dan Unhas

TABLOIDSINARTANI.COM, Makassar - Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) meresmikan Badan Usaha Pertanian Kampus (BUPK) Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa bekerjasama dengan Universitas Hasanuddin (UnHas), Jum'at (21/07). 

Mentan SYL tak henti-hentinya memotivasi petani milenial untuk membangun sektor pertanian secara masif dan berkelanjutan. "Pangan menyelamatkan negara ini saat menghadapi krisis demi krisis. Semua tidak bisa instan, harus penuh dengan tantangan," sebut Mentan SYL di hadapan ratusan mahasiswa mahasiswi Polbangtan Gowa dan UnHas. 

Karena itu, unit bisnis seperti BUPK untuk mendorong gairah petani milenial dalam berbisnis, sangat diapresiasi Mentan SYL.

Mentan SYL bahkan melihat Badan Usaha Pertanian Kampus (BUPK)   sama dengan Perusahaan Daerah di Kampus dalam bentuk praktik di lapangan dengan upaya Pertanian mulai dari budidaya olah dan jual ke market mulai dari kecamatan sampai ekspor. 

"Sekarang cari uang yuk yang halal. Ekspor yuk, jangan sekolah terus. Gapapalah sambil sekolah sambil bisnis, " ajaknya. 

Lebih jelas tentang BUPK Polbangtan Gowa-UnHas, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Prof Dedi Nursyamsi mengungkapkan, konsep BUPK sudah digodok sejak tahun lalu bekerja sama dengan universitas di Indonesia seperti Unhas. 

"Dari hasil FGD, kami membangun model BUPK ini untuk menumbuhkan kembangkan wirausaha pertanian melalui petani milenial. Karena sesungguhnya petani milenial dengan wirausahanya pembangunan pertanian bisa terjamin keberlanjutannya, " ungkapnya. 

Prof Dedi menambahkan, ke depannya juga akan dibangun BUPK sejenis dengan unit bisnis di berbagai universitas lainnya, terutama PTN yang berstatus BHMN. "Yang sudah berjalan misalnya di Polbangtan Bogor yang sudah membangun unit agribisnis sayuran, olahan dan lainnya, " tambahnya. 

Tak hanya berupa unit bisnis untuk kampus, BUPK ini juga ditujukan agar mahasiswa sebagai calon petani pengusaha masa depan akan dibekali dengan bisnis secara langsung. 

"Mahasiswa sudah boleh berbisnis memanfaatkan sarpras kampus termasuk kampus mitra. Para ahli pakar wirausaha dan teknis bisa menjadi referensi untuk membangun wirausaha muda ini, " jelasnya. 

Kerjasama memperkuat BUPK antara Polbangtan Gowa dan Universitas Hasanuddin juga diapresiasi oleh Sekretaris Unhas Prof. Sumbangan Baja.  Menurutnya, unit-unit bisnis untuk mengembangkan perguruan tinggi sekarang ini sangat diperlukan. 

Prof. Sumbangan Baja menjelaskan dukungan aktif UnHas untuk menciptakan wirausahawan muda pertanian dengan berbagai kebijakannya. 

"Di Unhas, Ada 88 paten yang bisa dikelola bersama. Kurikulum kami lakukan penyesuaian, 20 SKS untuk Merdeka Belajar yang bisa diarahkan untuk kewirausahaan. Sehingga 1 semester mahasiswa bisa membentuk satu unit bisnis secara fokus, " jelasnya. 

Karena itu, Launching ini diharapkan bisa menjadi pionir untuk munculnya unit bisnis di Unhas dan Polbangtan Gowa. 

Langkah UnHas bersama Kementan pun terus dijalin hingga saat ini. Salah satu contoh suksesnya adalah kerjasama bersama Taiwan untuk perbenihan yang kini telah berbuah 400 hektar penangkaran benih. "Untuk pemasarannya, kini dikelola oleh Direktorat pengembangan usaha dari Unhas," jelasnya. 

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018