Thursday, 22 October 2026


Kementan Bangga!, Sarasehan Petani Milenial : Siap Hasilkan Local Champion 2023

21 Jul 2023, 15:22 WIBEditor : Gesha

Menteri Pertanian bersama Petani Milenial 2023

TABLOIDSINARTANI.COM, Makassar - Petani milenial kian membanggakan Kementerian Pertanian (Kementan). Bahkan dalam Sarasehan Petani Milenial yang kembali diadakan tahun 2023 kali ini, mereka siap menghasilkan Local Champion baru di daerahnya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mendorong generasi petani milenial agar tetap berkreasi dan berinovasi di dunia Pertanian.

"Petani milenial, petani muda harapan bangsa. Kehadiran kita (petani milenial) mengatakan kita siap untuk mengawal dan bermanfaat bagi Indonesia, " tegasnya dalam Sarasehan Petani Milenial : Local Champion 2023, Jumat (21/07) di Makassar.

Kegiatan yang digelar selama dua hari (20-21 Juli 2023) ini diakui

Mentan SYL menjadi bentuk konsolidasi semangat bagi petani milenial untuk terjun langsung mengurusi Pertanian Indonesia.

"Mengurusi Pertanian adalah kegiatan yang terhormat. Kalau tidak ada Pertanian, mau makan apa. Makanan adalah ekonomi dasar dan membuat lainnya bisa berputar, " tegasnya.

Baginya, banyak contoh petani milenial yang sudah sukses mengelola Pertanian dan berbisnis di dalamnya. "Mengurusi pertanian tidak akan menjadi miskin. Pulang dari sini harus ada kebanggaan untuk Indonesia yang semakin kuat dan kokoh, " tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Prof Dedi Nursyamsi menjelaskan, membangun petani milenial merupakan program utama Kementan. "BPPSDMP melaksanakan kegiatan tersebut dengan detail dalam bentuk wirausaha muda pertanian, " jelasnya.

Bentuk wirausaha Pertanian tersebut kemudian dikemas dalam berbagai program. Mulai dari Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP), YESS Program, Young Ambassador, Duta Petani Milenial dan Duta Petani Andalan dan lainnya.

Lebih lanjut tentang Sarasehan Petani Milenial 2023, Prof Dedi menjelaskan kegiatan kali ini diikuti oleh sekitar 500 orang petani milenial dan mahasiswa Polbangtan Gowa yang merupakan calon petani milenial.

Dalam sarasehan ini, Petani milenial dipertemukan dengan perbankan untuk berdiskusi langsung agar membangun agribisnis di wilayahnya masing masing. Termasuk klaster agribisnis untuk memenuhi segala usaha demi mendapatkan keuntungan maksimal. Disaat bersamaan juga, dipertemukan juga offtaker, buyer hingga eksportir untuk networking. Diharapkan nanti ada saling feedback dan pulang menjadi local champion di wilayah masing-masing.

Local Champion Polbangtan

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan BPPSDMP (Pusdiktan) Idha Widi Arsanti menjelaskan, bibit SDM unggulan yang tengah disemai Kementan adalah mahasiswa mahasiswi di sekolah vokasi Kementan yang terdiri dari 7 Politeknik Pembangunan Pertanian dan 1 Politeknik Enjinering.

"Kami (Kementan) yakin local champion berperan penting dalam pembangunan pertanian melalui penguatan komunitas. Merekalah agen perubahan dalam komunitasnya, menjadi penghubung antar pemangku kepentingan, mengidentifikasi sumber daya, dan menggerakkan produktivitas pertanian, " jelasnya.

Dengan kehadiran local champion dari Politeknik Kementan, pembangunan pertanian masa depan menjanjikan peluang yang cerah.

"Mereka bahkan dapat menjadi local champion yang responsif terhadap perkembangan teknologi, dan berpotensi menjadi mahasiswa yang menjadi wirausaha handal, " tambahnya.

Dengan demikian, diharapkan para mahasiswa dapat menginspirasi lingkungan dalam membangun sektor pertanian.

Santi menyebutkan beberapa faktor penentu untuk menjadi wirausaha yang handal, termasuk niat yang kuat, rencana yang matang, pemahaman pasar, dan mitra kerjasama yang baik.

"Menjadi wirausaha berarti harus terus berkembang, maju, dan bergerak maju menjadi local champion, dengan tujuan untuk mendorong bisnis yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Santi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018