Senin, 17 Juni 2024


Tani Akur Menggandeng Petani Milenial untuk Meningkatkan Produksi Wirausaha

07 Nov 2023, 10:18 WIBEditor : Gesha

Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor melalui Program YESS menggelar acara yang sangat inspiratif, yaitu Business Talkshow Pojok Kredit Millenial Agriculture Forum Edisi Tani Akur dengan Tema “Akses Permodalan Usaha Menggunakan Dana CSR”. Ac | Sumber Foto:Polbangtan Bogor

TABLOIDSINARTANI.COM,Tasikmalaya -- Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor melalui Program YESS menggelar acara yang sangat inspiratif, yaitu Business Talkshow Pojok Kredit Millenial Agriculture Forum Edisi Tani Akur dengan Tema “Akses Permodalan Usaha Menggunakan Dana CSR”. Acara ini tak hanya berlangsung di BPP Padakembang Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat secara offline, tetapi juga dirangkai dengan zoom meeting yang merangkum peserta dari berbagai penjuru melalui platform online, Rabu (18/10).

Acara luar biasa ini dimulai dengan pembukaan oleh Rudi Hartono, yang saat itu menjabat sebagai Plh. Direktur Polbangtan Bogor secara daring. Acara yang sangat berharga ini juga dihadiri oleh Idha Widi Arsanti, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian dan Project Manager Program YESS PPIU Jawa Barat Aminudin.

Dalam suasana penuh semangat, bincang bisnis kali ini dirancang dengan menghadirkan para narasumber berkompeten dari berbagai bidang, termasuk Dinas Bagian Perekonomian & Administrasi Pembangunan Setda, Bappelitbangda, Manager Sentra UMKM Bank BJB, Korluh BDSP, Offtaker, Local Champion, Mobilizer, Fasmud, serta CPM/PM.

Dimas Ardy Prasetyo, Manager Sentra UMKM Bank BJB, memberikan wawasan berharga mengenai tanggung jawab sosial perusahaan dalam hal corporate social responsibility. Dia mengungkapkan bahwa Bank BJB memiliki tiga kategori CSR, yaitu pendidikan, kesehatan, dan lingkungan sosial.

Dalam konteks pertanian, Dimas menekankan pentingnya manajemen usaha dan menjelaskan inisiatif bank dalam memberikan dukungan kepada petani. Dia juga mengungkapkan bahwa Bank BJB telah menjalin kerjasama dengan pemerintah Jawa Barat melalui Program Mesra, yang memberikan akses kredit tanpa bunga dan agunan kepada kelompok petani.

Yul Harry Bahar, Deputi Komponen YESS PPIU Jawa Barat, menyatakan bahwa bincang bisnis ini bukan hanya sekadar acara, melainkan juga pembelajaran dan sumber informasi berharga. Dalam Program YESS, fokus utama adalah memberdayakan masyarakat untuk dapat mengakses sumber daya permodalan, mengubah paradigma pemuda agar tidak hanya mengandalkan bantuan pemerintah, melainkan juga memahami cara mengakses program permodalan dengan mandiri.

Dengan kerjasama dan pengetahuan yang diperoleh dari acara ini, para peserta diharapkan dapat melangkah maju menuju masa depan yang lebih cerah dalam dunia usaha pertanian dan permodalan.

Reporter : Wisda
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018