Saturday, 05 September 2026


Didukung Penyuluh, Petani Simeulue Optimistis PM-AAS Dongkrak Hasil Panen

10 Aug 2026, 13:01 WIBEditor : Herman Pratikno

Musyawarah PM-AAS yang digelar di Saung Tani Blang Jasa Ayah, Kelompok Tani Jasa Ayah, Desa Lambaya,

TABLOIDSINARTANI.COM, Simeuleu --- Antusiasme petani di Desa Lambaya, Kecamatan Simeulue Tengah, Kabupaten Simeulue, Aceh, terhadap Program Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM-AAS) terbilang tinggi.

Program yang dicanangkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman itu mendapat sambutan positif dari Kelompok Tani Jasa Ayah, khususnya para petani di kawasan Blang Jasa Ayah. Mereka optimistis penerapan sistem pertanian modern tersebut mampu meningkatkan produktivitas dan hasil panen pada musim tanam mendatang.

Optimisme itu mengemuka dalam musyawarah yang digelar di Saung Tani Blang Jasa Ayah, Kelompok Tani Jasa Ayah, Desa Lambaya, Minggu (9/8).

Koordinator Penyuluh BPP Kecamatan Simeulue Tengah, Herliansah, mengatakan pihaknya terus memberikan pendampingan dan penyuluhan kepada para petani agar mampu memahami sekaligus menerapkan teknologi pertanian modern tersebut secara tepat.

Menurutnya, penyuluhan dilakukan mulai dari tahap awal hingga akhir, termasuk memberikan pemahaman mengenai penggunaan berbagai peralatan modern yang menjadi bagian dari Program PM-AAS.

“Kami memberikan penjelasan kepada petani mulai dari awal sampai akhir, termasuk bagaimana penggunaan alat-alat modern dalam program Pertanian Modern - Advanced Agriculture System (PM-AAS),” ujar Herliansah.

Herliansah menilai program tersebut sangat relevan untuk mendorong peningkatan produksi pertanian sekaligus memudahkan petani dalam mengelola lahan.

Ia menyebut masyarakat menyambut baik program tersebut karena melihat adanya peluang peningkatan hasil panen melalui penerapan teknologi dan mekanisasi pertanian.

“Program yang dicanangkan Menteri Pertanian Republik Indonesia Bapak Andi Amran Sulaiman sangat bermanfaat dan mudah diterapkan di tengah-tengah masyarakat. Masyarakat sangat antusias dan menyambut baik karena program ini bisa menjanjikan hasil panen yang melimpah,” katanya.

Para petani bahkan menaruh harapan besar terhadap hasil penerapan program tersebut pada musim panen yang diperkirakan berlangsung pada Januari 2027 mendatang.

Dukungan terhadap program PM-AAS juga datang dari Pemerintah Desa Lambaya.

Kepala Desa Lambaya, Abdul Kais, menyatakan pihaknya mendukung penuh program pertanian modern tersebut. Menurutnya, kehadiran program ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga mempraktikkan langsung teknologi pertanian modern di lahan mereka.

“Kami sangat mendukung program Menteri Pertanian Republik Indonesia Bapak Andi Amran Sulaiman ini, sehingga masyarakat petani dapat mempraktikkannya langsung di lahan mereka,” tutur Abdul Kais.

Ia berharap program PM-AAS tidak berhenti pada satu musim tanam saja, tetapi dapat terus dilanjutkan pada masa tanam berikutnya sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat petani.

“Harapannya, semoga program Pertanian Modern - Advanced Agriculture System (PM-AAS) bisa berkelanjutan pada masa tanam yang akan datang,” harapnya.

Senada dengan itu, Ketua BPD Desa Lambaya, Ajidan, juga menyampaikan optimisme terhadap pelaksanaan program tersebut.

Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya petani, untuk bersama-sama mengembangkan dan memajukan penerapan pertanian modern di Desa Lambaya.

Menurut Ajidan, peningkatan produktivitas pertanian tidak hanya berdampak pada kesejahteraan petani, tetapi juga dapat memberikan manfaat sosial yang lebih luas bagi masyarakat.

“Harapan kami, mari kita kembangkan dan majukan program ini sehingga hasil panen kita melimpah dan dapat kita menunaikan zakat,” tutup Ajidan.

 

Reporter : Monanda Phermana - PPL Kabupaten Simeulue
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018