
Sebanyak 27 wisudawan terbaik terpilih dari 1.532 Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) Tahun Akademik 2025/2026. Menariknya, dua di antaranya mengikuti wisuda secara online dari Jepang.
TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta – Sebanyak 27 wisudawan terbaik terpilih dari 1.532 Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) Tahun Akademik 2025/2026. Menariknya, dua di antaranya mengikuti wisuda secara online dari Jepang.
Lulusan pendidikan vokasi pertanian ini dikukuhkan Kementerian Pertanian (Kementan) dalam Wisuda Nasional Polbangtan dan PEPI 2026, Kamis (13/08).
Wisuda ini juga jadi momentum pengukuhan lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi vokasi pertanian sekaligus menandai kesiapan mereka memasuki dunia kerja, mengembangkan usaha, dan berkontribusi dalam pembangunan pertanian.
Sebanyak 1.532 lulusan tersebut berasal dari 27 program studi yang tersebar di Polbangtan Yogyakarta-Magelang (Yoma), Polbangtan Bogor, Polbangtan Gowa, Polbangtan Malang, Polbangtan Medan, Polbangtan Manokwari, serta PEPI.
Yang menarik perhatian, dua wisudawan terbaik dari Polbangtan Yoma mengikuti prosesi wisuda secara online dari Jepang.
Keduanya adalah Naufal Rifkiananto dari Program Studi Teknologi Benih dan Azky Ummul Mujahidah dari Agribisnis Hortikultura.
Keduanya mengikuti wisuda dari Negeri Sakura setelah sebelumnya mendapat kesempatan untuk berkiprah di Jepang.
Wisuda diawali dengan Sidang Senat Akademik yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Suwandi.
Sementara laporan pelaksanaan wisuda disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti.
Dalam laporannya, Idha menyampaikan para lulusan tidak hanya dipersiapkan sebagai pencari kerja atau job seeker.
Mereka juga diarahkan menjadi pencipta lapangan kerja atau job creator serta penggerak pembangunan pertanian.
Wisuda Nasional tahun ini mengusung tema “Lulusan Vokasi Pertanian Menggerakkan Swasembada Pangan Berkelanjutan melalui Inovasi, Hilirisasi, dan Modernisasi Pertanian.”
Tema tersebut menegaskan harapan agar lulusan pendidikan vokasi pertanian mampu menjadi penggerak inovasi dan teknologi, peningkatan nilai tambah, serta modernisasi pertanian untuk mendukung swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.
Daftar Wisudawan Terbaik
Para wisudawan terbaik berasal dari berbagai bidang keilmuan, mulai dari penyuluhan pertanian, agribisnis, mekanisasi pertanian, peternakan, kesehatan hewan, teknologi benih, teknologi pakan hingga tata air pertanian.
Berikut daftar nama yang tercantum dalam data wisudawan terbaik:
Polbangtan Medan
1. Alicia Christie Sitinjak — Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan
2. Beatric E.R. Sinambela — Penyuluhan Perkebunan Presisi
3. Boy Daniel Valentino Samosir — Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan
Polbangtan Bogor
4. Sopia Nurhasanah — Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan
5. Putri Wulan Sari — Agribisnis Hortikultura
6. Wilda Islamiyanti — Teknologi Mekanisasi Pertanian
7. Egitha Adelia Novinkan — Studi Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan
8. M. Fikri Jamal — Kesehatan Hewan
Polbangtan Yogyakarta-Magelang (Yoma)
9. Arafah Rahma Surya Sumarna — Teknologi Pakan Ternak
10. Naufal Rifkiananto — Teknologi Benih (wisuda online dari Jepang)
11. Azky Ummul Mujahidah — Agribisnis Hortikultura (wisuda online dari Jepang)
12. Andea Billy Aviza — Teknologi Produksi Ternak
13. Ibad Dwi Alfreda — Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan
14. Dicky Mustofa — Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan
Polbangtan Malang
15. Wahyu Tria Wulandari — Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan
16. Kharisma Putriani — Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan
17. Devinta Firanda — Agribisnis Peternakan
Polbangtan Gowa
18. Miftahul Jannah Jupri — Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan
19. Nurhidayat Hakim — Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan
20. Rika Mutmainnah — Budidaya Tanaman Hortikultura
21. Puput Kirana Supartina Sema — Budidaya Ternak
Polbangtan Manokwari
22. Putri Lidya Prastasis — Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan
23. Natalia Pasulle — Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan
24. Syallomita Martinia Hutabarat — Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan
PEPI
25. Faiz Saifurrahman — Teknologi Mekanisasi Pertanian
26. Aljan Tegar Hambali — Tata Air Pertanian
27. Armanda Malik Ibrahim — Teknologi Hasil Pertanian
Tidak hanya menjadi lulusan terbaik di kampus masing-masing, sejumlah lulusan Polbangtan juga telah menunjukkan daya saing di dunia kerja internasional.
Idha menyebut sebanyak 50 lulusan telah diterima bekerja di industri di Jepang.
Jumlah tersebut terdiri atas 25 lulusan Polbangtan Bogor dan 25 lulusan Polbangtan Yoma.
Selain bekerja di Jepang, sejumlah alumni Polbangtan dan PEPI juga telah berkiprah sebagai pengelola Brigade Pangan di lokasi OPLAH dan program Cetak Sawah Rakyat (CSR).
Capaian tersebut menjadi gambaran bahwa pendidikan vokasi pertanian tidak hanya berorientasi pada kelulusan akademik.
Para mahasiswa juga dibekali kompetensi agar mampu terjun ke dunia usaha dan dunia industri, membangun usaha pertanian, serta terlibat dalam berbagai program strategis pembangunan pertanian.
Para lulusan diharapkan dapat mengambil peran sebagai pengelola dan pendamping Brigade Pangan, agripreneur, tenaga profesional, pendamping petani, tenaga teknis hingga aparatur di bidang pertanian.