Selasa, 17 September 2019


Begini Alur Pendaftaran dan Seleksi Administrasi PPPK Penyuluh Pertanian

12 Peb 2019, 13:05 WIBEditor : Gesha

Pendaftaran PPPK sudah dibuka, mari lakukan registrasi | Sumber Foto:ISTIMEWA

calon PPPK mengakses portal https://ssp3k.bkn.go.id langsung melalui komputer. Atau bisa juga masuk melalui website BKN di www.bkn.go.id dan mencari kanal pendaftaran PPPK di dalam website tersebut.

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta ---- Pendaftaran PPPK untuk Penyuluh Pertanian sudah diumumkan. Selanjutnya, calon PPPK harus mempersiapkan diri mendaftar secara online pada portal pendaftaran yang sudah dipersiapkan. Seperti apa dan harus apa saja?

"Mekanismenya sama seperti seleksi CPNS 2018. Pendaftaran dilakukan secara online. Tidak berbeda jauh," tutur Kepala Seksi Penyajian Informasi dan Penyusunan Tabel Referensi PNS, Badan Kepegawaian Negara (BKN), Elin Cahyaningsih.

Hanya saja, calon PPPK mengakses portal https://ssp3k.bkn.go.id langsung melalui komputer. Atau bisa juga masuk melalui website BKN di www.bkn.go.id dan mencari kanal pendaftaran PPPK di dalam website tersebut. Pada portal SSCASN tersebut, pelamar membuat akun terlebih dahulu dengan melakukan registrasi di menu PPPK.

Kemudian, pelamar mengisi NIP THL-TBPP, NIK (Nomor KTP), Tanggal Lahir dan Nomor KK. Pelamar kemudian mengisikan alamat email aktif dan password serta pertanyaan keamanan yang diberikan oleh portal SSCASN. Pelamar kemudian mengunggah pasfoto (dengan latar merah), minimal 120 kb dan maksimal 200 kb dengan format JPG atau JPEG.

Jika ini sukses, pelamar bisa mendapatkan kartu informasi akun melalui email. Cetaklah kartu tersebut dan lakukanlah foto diri bersama kartu informasi akun dan KTP. Simpanlah berkas foto dalam format JPG atau JPEG untuk dipergunakan dalam pendaftaran.

Pelamar kemudian melakukan login pada SSP3K dengan menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan sebelumnya. Unggahlah berkas foto diri yang memegang kartu informasi akun dan KTP, kemudian pilihlah jabatan dan pendidikan.

Lalu lengkapi juga biodata Anda. Unggahlah persyaratan yang dibutuhkan persyaratan instansi. Cek dahulu kelengkapan melalui menu RESUME. Kemudian kirimkan pendaftaran tersebut dan dapatkan kartu PENDAFTARAN melalui email dan kemudian dicetak.

Bagi pelamar yang instansinya merupakan instansi pemekaran atau peralihan, dipersilahkan masuk ke helpdesk SSP3K (sscasn-helpdesk.bkn.go.id/) untuk verifikasi berkas ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) instansi bekerja saat ini sebelum membuat akun SP3K.

Verifikator kemudian akan melakukan validasi dari setiap pendaftar yang masuk berdasarkan berkas sesuai dengan persyaratan instansi. Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi akan mendapatkan kartu ujian untuk mengikuti proses seleksi selanjutnya.

Cek Terus

Hingga sekarang, Selasa (12/2) link pendaftaran PPPK sulit untuk diakses calon pendaftar, khususnya bagi penyuluh pertanian. tabloidsinartani.com sendiri telah mencoba beberapa kali untuk masuk ke portal SSCASN, hasilnya masih berupa network error dan hanya mendapatkan pesan Web Server maybe down, to busy experiencing other problems preventing it from responding to requests.

Kepala Seksi Penyajian Informasi dan Penyusunan Tabel Referensi PNS, Badan Kepegawaian Negara (BKN), Elin Cahyaningsih menuturkan sistem yang digunakan untuk proses seleksi PPPK sudah siap sepenuhnya.

Namun masih menunggu diterbitkannya Peraturan Menteri PAN RB terkait PPPK. Selain itu, BKN juga masih menunggu data-data dari Kementerian dan Lembaga terkait serta dinas di daerah terkait calon peserta PPPK. "Kami masih menunggu data dari THL TB Pertanian, Tenaga Kesehatan dan Tenaga Pendidik," ujarnya.

Saat ini, BKN meman mematikan link situs pendaftaran PPPK, namun setelah Permen PAN RB sudah terbit maka situs tersebut bisa diakses. Karenanya, diharapkan calon pelamar PPPK untuk rajin mengecek situs pendaftaran dan mennyiapkan berbagai dokumen dalam bentuk pdf atau JPG sehingga saat dibuka, bisa langsung melakukan pendaftaran.

Reporter : Nur Fajar/Nattasya
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018